Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 7,62 juta kasus pada Jumat, 28 April 2023. Republik Niger berada di urutan pertama dengan penambahan kasus Omicron per minggu tumbuh 51,9 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 120 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 51,9 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Setelahnya Oman di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di negara ini tumbuh 16,36 persen. Jumlah penambahan kasus Omicron di negara ini dilaporkan 384 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah penambahan kasus Omicron terlihat naik 16,36 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 330 jiwa.
Berikutnya, Ukraina dengan penambahan kasus Omicron 2.188 kasus (naik 10,78%), Rumania dengan penambahan kasus Omicron 10.673 kasus (naik 4,51%) dan penambahan kasus Omicron di Norwegia naik 3,57 persen menjadi 34.278 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 36.058 kasus atau naik 0,95 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.