- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah Sekolah SMA di Provinsi Jawa Timur dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan tren penurunan bertahap. Pada tahun 2018, jumlah sekolah SMA sebanyak 1.539 unit, dan terus menurun hingga mencapai 1.516 unit pada tahun 2024. Dibandingkan tahun 2023 yang memiliki 1.517 unit, terjadi penurunan sebesar 1 unit. Selama periode 2018-2024, Jawa Timur konsisten menempati peringkat ke-2 secara nasional dalam jumlah sekolah SMA.
(Baca: Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Berdasarkan data pendukung BPS, pada tahun 2024, jumlah Sekolah SMA Negeri di Jawa Timur sebanyak 421 unit, mengalami penurunan 0,5% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 423 unit. Sebaliknya, Sekolah SMA Swasta sebanyak 1.095 unit, mengalami kenaikan 0,1% dari tahun sebelumnya yang sebesar 1.094 unit. Secara persentase, SMA Swasta mendominasi dengan 72,2% dari total sekolah SMA, sedangkan SMA Negeri hanya 27,8%.
BPS juga mencatat jumlah penduduk usia sekolah SMA (16-18 tahun) di Jawa Timur. Pada tahun 2023, jumlahnya sebanyak 1.779.310 jiwa, yang menempati peringkat ke-2 secara nasional. Tren dari tahun 2018 hingga 2023 menunjukkan penurunan bertahap, dari 1.839.400 jiwa pada 2018 ke 1.779.310 jiwa pada 2023. Data tahun 2024 untuk indikator ini belum tersedia. Penurunan jumlah sekolah SMA sejalan dengan tren penurunan populasi usia sekolah ini.
(Baca: Jumlah Kepala Sekolah dan Guru SMP Swasta Kurang dari S1 Periode 2017-2024)
Data pendukung BPS tahun 2024 menunjukkan jumlah guru SMA di Jawa Timur mencapai 34.987 orang, mengalami kenaikan 0,5% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 34.811 orang. Jumlah kepala sekolah dan guru SMA Negeri sebanyak 21.353 orang, naik 6,9% dari tahun sebelumnya, sedangkan di SMA Swasta sebanyak 13.634 orang, turun 8,1%. Angka Partisipasi Murni (APM) SMA tahun 2024 juga meningkat menjadi 64%, naik 3,5% dari tahun 2022 yang sebesar 62%.
Selain itu, BPS mencatat jumlah siswa SMA di Jawa Timur tahun 2024 sebanyak 559.314 orang, mengalami kenaikan 1,9% dari tahun 2023 yang sebesar 548.681 orang. Siswa SMA Negeri sebanyak 358.942 orang (naik 2,1%), sedangkan siswa SMA Swasta sebanyak 200.372 orang (naik 1,6%). Kenaikan jumlah siswa ini meskipun populasi usia sekolah menurun dapat dihubungkan dengan peningkatan APM yang menunjukkan akses sekolah yang lebih baik.