Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 5,74 juta kasus pada Rabu, 14 Desember 2022. Berdasarkan data GISAID, Finlandia tercatat memiliki penambahan kasus Omicron terbanyak, yaitu 17.860 kasus. Jumlah total kasus varian Omicron di Finlandia saat ini setara dengan 0,31 persen dari total kasus di dunia.
(Baca: Update Omicron : Total di Indonesia Ada 30.257 Kasus (Selasa, 13 Desember 2022))
Setelahnya Yunani di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di negara ini tumbuh 5,22 persen. Jumlah penambahan kasus Omicron di negara ini dilaporkan 9.923 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah penambahan kasus Omicron terlihat naik 5,22 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 9.431 jiwa.
Berikutnya, penambahan kasus Omicron di Rusia naik 4,11 persen menjadi 36.390 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di Singapura naik 3,45 persen menjadi 16.468 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan penambahan kasus Omicron di Mauritius naik 3,38 persen menjadi 4.528 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
(Baca: Seminggu, Omicron di Kaledonia Baru Naik 816,67% (Selasa, 13 Desember 2022))
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 30.369 kasus atau naik 0,37 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.