Sebagian wilayah kabupaten/kota di provinsi Nusa Tenggara Timur masih mencatatkan tingkat vaksinasi yang cukup rendah dibandingkan wilayah lainnya. Beberapa kabupaten/kota tersebut di antaranya kabupaten Sumba Tengah, kabupaten Kupang dan kabupaten Alor.
Dalam menjalankan program vaksinasi, data Jumat, 28 Januari 2022, ketiganya baru menyelesaikan 337,35 ribu dosis vaksin 1 dari target yang diharapkan sebanyak 487,68 ribu peserta vaksin.
Kabupaten Sumba Tengah di urutan pertama. Sampai dengan kemarin, wilayah ini sudah menyelesaikan vaksinasi di angka 68,7 persen. Angka ini menjadi yang terendah dibandingkan 22 kabupaten/kota lainnya. Program vaksinasi di kabupaten ini rencananya dengan sasaran sebanyak 57.941 peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat 367 peserta. Sedangkan untuk stok yang tersedia berjumlah 7.416 dosis vaksin.
Menyusul berikutnya adalah kabupaten Kupang. Daerah ini masuk nomor dua terendah. Dengan sasaran vaksin sebanyak 281,42 ribu peserta, vaksinasi di wilayah ini telah mencapai 68,7 persen atau 193,39 ribu peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat 1.439 peserta. Jumlah stok vaksin yang tersisa saat ini tercatat 39.284 dosis.
Kabupaten Alor di urutan ketiga. Dengan sasaran vaksin sebanyak 148,32 ribu peserta, vaksinasi di wilayah ini telah mencapai 70,2 persen atau 104,16 ribu peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat 1.132 peserta. Jumlah stok vaksin yang tersisa saat ini tercatat 18.212 dosis.
Adapun capaian vaksinasi di level provinsi, total vaksinasi dosis 1 di Nusa Tenggara Timur telah mencapai 77,05 persen atau diikuti oleh 2,95 juta peserta vaksin. Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 tercatat sudah 44,95 persen atau menjangkau 1,72 juta peserta vaksin.