Statistik data Covid-19 di Asia minggu ini sebagian besar negara sudah mencatatkan penurunan angka kematian, berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya di mana angka kematian masih terus terjadi. Pekan ini, delapan negara masih mencatatkan penambahan kematian dan 16 negara lainnya mencatatkan kematian namun dengan jumlah yang lebih kecil.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Asia Seminggu 1.744 Jiwa, Tertinggi di Siprus)
Secara persentase, lima negara teratas dengan penambahan kematian tertinggi yakni Siprus, Myanmar, Armenia, Vietnam dan Filipina. Total kematian di lima negara tersebut per Senin, 10 Oktober 2022 sebanyak 274 jiwa dengan pertumbuhan mingguan di atas 12,56 persen.
Siprus mencatatkan penambahan kematian tertinggi di Asia dengan pertumbuhan mingguan mencapai 150 persen. Di negara ini, Worldmeter mencatat jumlah kematian sebanyak lima jiwa, bertambah dibandingkan pekan sebelumnya yang dilaporkan hanya dua jiwa.
Berikutnya adalah Myanmar yang mencatatkan kematian 100 persen lebih tinggi dibandingkan pekan lalu. Jumlah kematian di negara ini dilaporkan sebanyak enam jiwa lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat tiga jiwa, Armenia dengan kematian delapan jiwa (naik 100%), Vietnam dengan kematian empat jiwa (naik 33,33%) dan kematian di Filipina naik 12,56%.
(Baca: Kematian karena Covid-19 per 1 Juta Penduduk Indonesia Urutan Ke-21 di Asia)
Sedangkan bila dilihat dari jumlah laporan kematian, angka kematian tujuh hari terakhir tertinggi di Asia terjadi di Jepang dengan 496 kematian. Laporan kematian di negara ini turun 21,77% dibandingkan pekan lalu. Selanjutnya dari jumlah yang terbesar kematian di Taiwan tercatat 364 jiwa naik 8,66%, Filipina dengan kematian 251 jiwa (naik 12,56%), kematian di Korea Selatan tercatat 186 jiwa turun 32,61% dan kematian di India tercatat 113 jiwa turun 33,92%.
Total kematian di Asia selama tujuh hari terakhir tercatat 1.696 jiwa. Angka ini mencakup 21,51 persen kematian secara global yang diakibatkan oleh virus Covid-19 dengan jumlah mencapai 7.885 jiwa. Angka kematian di Asia tercatat turun dibandingkan akumulasi tujuh hari sebelumnya dengan jumlah 2.048 jiwa.