Jumlah pekerja di Kabupaten Tana Toraja mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 178,89 ribu pekerja dan di tahun 2025 mengalami penurunan menjadi 171,89 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Belitung Timur 70.893 dan Angka Pengangguran 2,63%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tana Toraja pada Desember 2024, bertambah 0,6% menjadi 3,98% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 2,32%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Tana Toraja mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 185,13 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 2.831 pekerja menjadi 177,56 ribu pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 242 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tana Toraja tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,2 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,66 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Tana Toraja:
Jumlah penduduk di Kabupaten Tana Toraja tercatat 258,26 ribu jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih rendah dibanding Desember 2021. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 1,99%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,46%.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Bone Periode 2004 - 2025)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Sulawesi Selatan, jumlah penduduk Kabupaten Tana Toraja berada di urutan 17, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 30.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Tana Toraja pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 14,07 ribu jiwa (5,45%)
- Umur 5-9 tahun 20,66 ribu jiwa (8%)
- Umur 10-14 tahun 24,26 ribu jiwa (9,39%)
- Umur 15-19 tahun 27,16 ribu jiwa (10,52%)
- Umur 20-24 tahun 24,73 ribu jiwa (9,58%)
- Umur 25-29 tahun 19,48 ribu jiwa (7,54%)
- Umur 30-34 tahun 16,04 ribu jiwa (6,21%)
- Umur 35-39 tahun 16,25 ribu jiwa (6,29%)
- Umur 40-44 tahun 16,12 ribu jiwa (6,24%)
- Umur 45-49 tahun 16,57 ribu jiwa (6,42%)
- Umur 50-54 tahun 15,75 ribu jiwa (6,1%)
- Umur 55-59 tahun 12,82 ribu jiwa (4,96%)
- Umur 60-64 tahun 9,48 ribu jiwa (3,67%)
- Umur 65-69 tahun 7,76 ribu jiwa (3,01%)
- Umur 70-74 tahun 6,72 ribu jiwa (2,6%)
- Umur lebih dari 75 tahun 10,39 ribu jiwa (4,03%)