Harga Cabai Merah Keriting (Per Kg) di Pasar Tradisional di Kalimantan Selatan | 2026

1
Agus Dwi Darmawan 07/05/2026 10:53 WIB
Image Loader
Memuat...
Harga Cabai Merah Keriting (Per Kg) di Pasar Tradisional di Kalimantan Selatan 2016 - 2026
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional merilis data harga Cabai Merah Keriting per kilogram harian di pasar tradisional Kalimantan Selatan per 6 Mei 2026 berada pada angka Rp 50.000. Dalam data historis harian yang tersedia mulai tahun 2016, harga komoditas ini menunjukkan fluktuatif dengan rentang nilai terendah Rp 18.500 dan nilai tertinggi pernah mencapai Rp 85.400. Harga hari terakhir tercatat turun sedikit sebesar Rp 1.250 dibandingkan hari sebelumnya, dengan persentase penurunan sebesar 2,44%.

(Baca: Harga Daging Sapi di Pasar Modern Periode Mei 2025-2026)

Dalam 3 hari terakhir, rata-rata harga cabai merah keriting di wilayah ini berada pada Rp 51.250, sedangkan rata-rata 5 hari terakhir tercatat Rp 51.770. Hal ini menunjukkan penurunan sebesar 1,01% pada rata-rata 3 hari terakhir dibandingkan periode 5 hari sebelumnya. Kenaikan tertinggi dalam rentang 5 hari terakhir terjadi pada 2 Mei 2026 dengan penambahan nilai Rp 3.350, sedangkan penurunan terendah tercatat pada tanggal pelaporan data ini.

Berdasarkan ranking dalam wilayah Pulau Kalimantan, harga cabai merah keriting Kalimantan Selatan pada hari ini menempati urutan ke-3. Secara ranking nasional, wilayah ini berada di peringkat ke-17 dari seluruh provinsi di Indonesia. Dibandingkan provinsi lain di pulau yang sama, harga di Kalimantan Selatan berada 12,1% lebih rendah dibandingkan harga tertinggi di pulau tersebut, dan 4,7% lebih tinggi dari harga terendah di pulau Kalimantan pada hari yang sama.

Sepanjang data historis tercatat, kenaikan harga harian tertinggi pernah terjadi pada 15 Januari 2024 dengan penambahan nilai sebesar Rp 21.250, sedangkan penurunan harian terendah tercatat pada 27 September 2022 dengan penurunan sebesar Rp 29.400. Tidak ditemukan anomali harga pada 3 maupun 5 hari terakhir, pergerakan harga masih berada pada rentang normal fluktuasi harian komoditas cabai.

DKI Jakarta

Provinsi DKI Jakarta menempati ranking nasional nomor 11 untuk harga cabai merah keriting pada hari ini, dengan nilai harga sebesar Rp 51.250 per kilogram. Harga di wilayah ini tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya, dengan pertumbuhan persentase 0%. Rata-rata harga selama 3 hari terakhir di DKI Jakarta stabil pada nilai yang sama, menjadikan wilayah ini sebagai provinsi dengan harga cabai merah keriting tertinggi kedua di wilayah Pulau Jawa pada tanggal pelaporan. Harga di DKI Jakarta tercatat 2,5% lebih tinggi dibandingkan harga rata-rata nasional hari ini.

Nusa Tenggara Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur menempati peringkat nasional nomor 11 sama dengan DKI Jakarta, dengan harga cabai merah keriting sebesar Rp 51.250 per kilogram. Harga di wilayah ini juga tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya, menjadikan wilayah Nusa Tenggara Timur sebagai wilayah dengan harga tertinggi di wilayah Nusa Tenggara dan Bali pada hari ini. Rata-rata 3 hari terakhir di wilayah ini stabil, tidak terjadi pergerakan harga yang signifikan selama periode tersebut. Harga di wilayah ini tercatat sama persis dengan harga di DKI Jakarta.

(Baca: Harga Minyak Goreng Kemasan Bermerk 1 di Pasar Tradisional Periode Mei 2025-2026)

Banten

Provinsi Banten menempati ranking nasional nomor 13 dengan harga cabai merah keriting sebesar Rp 51.150 per kilogram. Harga di wilayah ini mengalami penurunan sebesar Rp 2.700 dibandingkan hari sebelumnya, dengan persentase penurunan sebesar 5,01%. Harga ini menjadikan Banten berada di urutan ketiga tertinggi di wilayah Pulau Jawa pada hari ini. Rata-rata 3 hari terakhir di Banten tercatat Rp 51.950, menunjukkan penurunan sebesar 1,54% dibandingkan rata-rata 5 hari sebelumnya.

Bali

Provinsi Bali menempati ranking nasional nomor 15 dengan harga cabai merah keriting sebesar Rp 47.900 per kilogram. Harga di wilayah ini mengalami kenaikan sedikit sebesar Rp 400 dibandingkan hari sebelumnya, dengan persentase pertumbuhan 0,84%. Bali menempati urutan kedua di wilayah Nusa Tenggara dan Bali pada hari ini, dengan harga 6,54% lebih rendah dibandingkan Nusa Tenggara Timur. Rata-rata 3 hari terakhir di wilayah ini tercatat Rp 47.700, menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 0,21% dibandingkan periode 5 hari sebelumnya.

Bengkulu

Provinsi Bengkulu menempati ranking nasional nomor 16 dengan harga cabai merah keriting sebesar Rp 47.250 per kilogram. Harga di wilayah ini mengalami kenaikan sebesar Rp 2.000 dibandingkan hari sebelumnya, dengan persentase pertumbuhan 4,42%. Wilayah ini menempati urutan ketiga di Pulau Sumatera pada hari ini. Rata-rata 3 hari terakhir di Bengkulu tercatat Rp 46.580, menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,44% dibandingkan rata-rata 5 hari sebelumnya. Kenaikan harga di Bengkulu merupakan kenaikan tertinggi diantara seluruh provinsi yang tercatat pada data perbandingan hari ini.

Lampung

Provinsi Lampung menempati ranking nasional nomor 17 dengan harga cabai merah keriting sebesar Rp 46.250 per kilogram. Harga di wilayah ini mengalami kenaikan sebesar Rp 1.850 dibandingkan hari sebelumnya, dengan persentase pertumbuhan 4,17%. Lampung menempati urutan keempat di Pulau Sumatera pada hari ini, dengan harga 2,11% lebih rendah dibandingkan Bengkulu. Rata-rata 3 hari terakhir di wilayah ini tercatat Rp 45.630, menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,36% dibandingkan rata-rata 5 hari sebelumnya.

Papua Barat

Provinsi Papua Barat menempati ranking nasional nomor 17 sama dengan Lampung, dengan harga cabai merah keriting sebesar Rp 46.250 per kilogram. Harga di wilayah ini tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya, dengan persentase pertumbuhan 0%. Wilayah ini menempati urutan tertinggi di wilayah Pulau Papua pada hari ini. Rata-rata 3 hari terakhir di Papua Barat stabil pada nilai yang sama, tidak terjadi pergerakan harga selama periode tersebut. Harga di wilayah ini tercatat sama persis dengan harga di Lampung pada hari yang sama.

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Populer

Loading...