Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata jumlah penduduk meninggal aglomerasi karena Covid-19 di Jawa Timur sebesar 0,03 jiwa per 100 ribu penduduk per minggu, update data per Rabu, 10 Agustus 2022. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 0,03 jiwa per 100 ribu penduduk per minggu.
(Baca: Jumlah Konfirmasi Positif Mingguan di Jawa Timur, Paling Tinggi Terjadi di Kota Surabaya)
Madiun adalah kabupaten di urutan pertama dengan penduduk meninggal tertinggi sebesar 0,15 jiwa per 100 ribu penduduk per minggu. Kondisi penduduk meninggal di kabupaten ini terlihat belum membaik karena terjadi peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya yang tidak dilaporkan adanya penduduk meninggal.
Kondisi yang sama terjadi di Situbondo yang mencatatkan penduduk meninggal sebesar 0,14 jiwa per 100 ribu penduduk per minggu. Angka ini lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang baru 0,43 jiwa per 100 ribu penduduk per minggu. Di urutan berikutnya Ngawi. Kabupaten di provinsi Jawa Timur ini mencatatkan penduduk meninggal sebesar 0,12 jiwa per 100 ribu penduduk per minggu
(Baca: Daftar Kabupaten/Kota dengan Positivity Rate Aglomerasi Tujuh Hari Terakhir Tertinggi di Aceh (Senin, 08 Agustus 2022))
Pasuruan dan Lumajang berada di posisi selanjutnya dengan catatan penduduk meninggal sebesar 0,12 jiwa per 100 ribu penduduk per minggu dan 0,1 jiwa per 100 ribu penduduk per minggu.
Secara nasional, rata-rata penduduk meninggal di 34 provinsi saat ini mulai terlihat turun dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka 0,03 jiwa per 100 ribu penduduk per minggu.