Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat Kota Pagar Alam Sumatera Selatan pada tahun 2026 sebesar 531,34 Rp miliar. Nilai ini merupakan titik terendah sepanjang periode pencatatan 2018-2026, dengan penurunan sebesar 26,71 persen dibandingkan tahun 2025. Sepanjang 9 tahun data, tercatat 5 periode kenaikan dan 3 periode penurunan nilai transfer.
(Baca: Nilai Minimal Lolos Jalur Prestasi ke Smas Yadika Kalijati SPMB 2026)
Kenaikan tertinggi historis terjadi pada tahun 2023 dengan pertumbuhan 12,83 persen, sedangkan penurunan terbesar baru terjadi pada tahun 2026 ini. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir mencapai minus 7,54 persen, kondisi ini jauh lebih buruk dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang masih tercatat positif 0,11 persen. Nilai tahun 2026 juga tercatat berada di bawah rata-rata keseluruhan periode sebesar 658,90 Rp miliar.
Pada tahun 2026, Kota Pagar Alam menempati peringkat 137 dari seluruh kabupaten kota di Pulau Sumatera, mengalami penurunan 11 posisi peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Secara nasional wilayah ini berada di urutan 462. Penurunan pertumbuhan 26,71 persen Kota Pagar Alam menjadi yang terbesar dibandingkan seluruh wilayah lain dalam kelompok nilai transfer serupa se-Indonesia.
Kota Singkawang
Kota Singkawang Kalimantan menempati peringkat 459 secara nasional, dengan nilai transfer pemerintah pusat tahun terakhir sebesar 541,87 Rp miliar. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 24,84 persen dengan selisih nilai minus 179,06 Rp miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Berada satu peringkat di atas Kota Pagar Alam, wilayah ini memiliki performa sedikit lebih baik baik dari sisi besaran nilai akhir maupun tingkat penurunan yang dialami.
Kota Bitung
Kota Bitung Sulawesi tercatat menerima transfer pemerintah pusat sebesar 537,87 Rp miliar pada periode terakhir, menempati peringkat 460 secara nasional. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 22,17 persen, merupakan tingkat penurunan paling kecil diantara seluruh wilayah dalam kelompok perbandingan. Meskipun memiliki pertumbuhan paling stabil, posisi peringkat nasional Kota Bitung masih satu tingkat di bawah Kota Singkawang.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Barat 2025)
Kota Palopo
Kota Palopo Sulawesi mencatat nilai transfer pemerintah pusat tahun terakhir sebesar 532,28 Rp miliar dengan penurunan pertumbuhan sebesar 23,96 persen. Wilayah ini menempati peringkat 66 di tingkat pulau serta peringkat 461 secara nasional. Besaran nilai akhir wilayah ini hanya terpaut kurang dari 1 Rp miliar di atas nilai transfer Kota Pagar Alam Sumatera Selatan tahun 2026.
Kota Langsa
Kota Langsa merupakan satu-satunya wilayah lain dari Pulau Sumatera yang masuk dalam kelompok perbandingan, dengan nilai transfer tahun terakhir sebesar 520,37 Rp miliar. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 19,46 persen, tingkat penurunan paling kecil diantara seluruh wilayah daftar. Meskipun memiliki pertumbuhan terbaik, Kota Langsa justru menempati peringkat 138 di Pulau Sumatera serta peringkat 463 secara nasional.
Kabupaten Banggai Laut
Kabupaten Banggai Laut Sulawesi mencatat nilai transfer pemerintah pusat tahun terakhir sebesar 520,36 Rp miliar, dengan penurunan pertumbuhan sebesar 25,66 persen. Wilayah ini menempati peringkat 67 di tingkat Pulau Sulawesi serta peringkat 464 secara nasional. Besaran selisih penurunan nilai mencapai 179,59 Rp miliar, menjadikan wilayah ini memiliki tingkat penurunan terbesar kedua setelah Kota Pagar Alam dalam daftar perbandingan.
Kota Pekalongan
Kota Pekalongan Jawa mencatat nilai transfer pemerintah pusat tahun terakhir sebesar 518,89 Rp miliar, dengan penurunan pertumbuhan sebesar 24,51 persen. Wilayah ini menempati peringkat 107 di tingkat Pulau Jawa serta peringkat 465 secara nasional. Nilai ini merupakan nilai terendah diantara seluruh 6 wilayah dalam daftar perbandingan, dengan selisih penurunan nilai mencapai 168,46 Rp miliar dibandingkan tahun sebelumnya.