- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA Provinsi Bengkulu selama periode 2018-2024 menunjukkan tren pertumbuhan bertahap. Pada tahun 2024, total sekolah SMA mencapai 153 unit, meningkat 2 unit dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 151 unit. Selama 7 tahun pengamatan, jumlah sekolah hanya sempat mengalami sedikit penurunan pada tahun 2020, sebelum kembali bertambah secara konsisten setiap tahun setelahnya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau di Kab. Sumedang 2018 - 2024)
Dari total 153 unit sekolah SMA tahun 2024, sebanyak 110 unit merupakan SMA Negeri dan 43 unit merupakan SMA Swasta. SMA Negeri mencatat pertumbuhan 0,9% dibanding tahun sebelumnya, sedangkan SMA Swasta tumbuh sebesar 2,4%. Secara proporsi, 71,9% sekolah SMA di Bengkulu adalah sekolah negeri, sementara sisanya 28,1% merupakan sekolah swasta.
Untuk jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun, data tercatat 100.900 jiwa pada tahun 2023, menurun sekitar 2% dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 103.000 jiwa. Secara nasional, peringkat Bengkulu untuk indikator ini secara konsisten berada di urutan 27 hingga 28 selama periode pengamatan.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA12 Kota Depok 2025)
Pada sisi tenaga pendidik, tahun 2024 tercatat total 4406 guru SMA di Bengkulu, meningkat 2,8% dibandingkan tahun 2023 berjumlah 4287 orang. Jumlah tenaga pendidik di sekolah negeri mencapai 4073 orang dengan pertumbuhan 3,5% setahun, sementara tenaga pendidik sekolah swasta justru mengalami penurunan 5,1% menjadi 333 orang pada tahun yang sama.
Data juga mencatat jumlah total siswa SMA di Bengkulu tahun 2024 mencapai 56.495 orang, tumbuh 3,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan jumlah sekolah, tenaga guru, dan jumlah siswa ini secara bersamaan menunjukkan dinamika sektor pendidikan menengah atas yang terus berkembang di wilayah ini.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | -0.25 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |