Jumlah pekerja di Kabupaten Lebong mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 56.763 pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 63.568 pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 14,51% Penduduk di Kabupaten Nias Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Lebong pada Desember 2025, berkurang 0,38 persen menjadi 2,16 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 2,72 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Lebong dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 58.351 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 60.328 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 64.502 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 446 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Lebong berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,01 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,3 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Lebong:
Jumlah penduduk di Kabupaten Lebong tercatat 114,77 ribu jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 0%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,41%.
(Baca: Statistik PDRB ADHB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Periode 2013-2025)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Bengkulu, jumlah penduduk Kabupaten Lebong berada di urutan sepuluh, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 137.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Lebong pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 6,81 ribu jiwa (5,93%)
- Umur 5-9 tahun 9,61 ribu jiwa (8,37%)
- Umur 10-14 tahun 9,62 ribu jiwa (8,38%)
- Umur 15-19 tahun 9,02 ribu jiwa (7,86%)
- Umur 20-24 tahun 9,7 ribu jiwa (8,45%)
- Umur 25-29 tahun 9,26 ribu jiwa (8,07%)
- Umur 30-34 tahun 8,87 ribu jiwa (7,73%)
- Umur 35-39 tahun 8,99 ribu jiwa (7,83%)
- Umur 40-44 tahun 8,7 ribu jiwa (7,58%)
- Umur 45-49 tahun 8,08 ribu jiwa (7,04%)
- Umur 50-54 tahun 6,72 ribu jiwa (5,85%)
- Umur 55-59 tahun 5,96 ribu jiwa (5,2%)
- Umur 60-64 tahun 4,8 ribu jiwa (4,19%)
- Umur 65-69 tahun 3,54 ribu jiwa (3,08%)
- Umur 70-74 tahun 2,34 ribu jiwa (2,04%)
- Umur lebih dari 75 tahun 2,75 ribu jiwa (2,4%)