Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Musi Rawas Utara Capai 6,35% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 17/07/2026 08:36 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan mencapai 6,35% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,15% dari tahun sebelumnya sebesar 6,5%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,96%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Musi Rawas Utara lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Musi Rawas Utara yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 6,35% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 16 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Selatan, PoU di Kabupaten Musi Rawas Utara ada di urutan ke-7. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Palembang (3,58%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Empat Lawang (11,07%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Selatan pada 2025.

  1. Kota Palembang: 3,58%
  2. Kabupaten Musi Banyuasin: 3,59%
  3. Kabupaten Lahat: 4,64%
  4. Kabupaten Banyuasin: 4,96%
  5. Kabupaten Ogan Ilir: 5,35%
  6. Kabupaten Muara Enim: 5,59%
  7. Kabupaten Musi Rawas Utara: 6,35%
  8. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur: 6,48%
  9. Kabupaten Ogan Komering Ilir: 6,86%
  10. Kabupaten Ogan Komering Ulu: 7,07%

(Baca: Jakarta, Provinsi Terpadat Penduduk di Indonesia pada Awal 2026)

Data Pasar

Macro update by
17 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.059 +0.08
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...