Statistik data Covid-19 di Asia minggu ini sebagian besar negara sudah mencatatkan penurunan angka kematian, berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya di mana angka kematian masih terus terjadi. Pekan ini, 10 negara masih mencatatkan penambahan kematian dan 28 negara lainnya mencatatkan kematian namun dengan jumlah yang lebih kecil.
Secara persentase, lima negara teratas dengan penambahan kematian tertinggi yakni Taiwan, Uni Emirat Arab, Siprus, Uzbekistan dan Arab Saudi. Total kematian di lima negara tersebut per Kamis, 23 Desember 2021 sebanyak 48 jiwa dengan pertumbuhan mingguan di atas 12.5 persen.
Taiwan berada di urutan pertama dengan penambahan kematian per minggu tumbuh 100 persen. Di negara ini, Worldmeter mencatat jumlah kematian sebanyak dua jiwa naik 0 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Setelahnya Uni Emirat Arab di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, kematian di negara ini tumbuh 50 persen. Jumlah kematian di negara ini dilaporkan tiga jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah kematian terlihat turun 0% dibanding hari sebelumnya yang sebanyak tiga jiwa.
Berikutnya, Siprus dengan kematian 11 jiwa (naik 22,22%), kematian di Uzbekistan naik 15% dan Arab Saudi dengan kematian sembilan jiwa (naik 12.5%).
Sedangkan bila dilihat dari jumlah laporan kematian, angka kematian tujuh hari terakhir tertinggi di Asia terjadi di India dengan 2,190 kematian. Laporan kematian di negara ini turun -7,48% dibandingkan pekan lalu. Selanjutnya dari jumlah yang terbesar kematian di Vietnam tercatat 1,708 jiwa naik 1.3%, kematian di Turki tercatat 1,275 jiwa turun -1,09%, Filipina dengan kematian 445 jiwa (turun -35,41%) dan kematian di Korea Selatan tercatat 441 jiwa naik 1.15%.
Total kematian di Asia selama tujuh hari terakhir tercatat 8,371 jiwa. Angka ini mencakup 17,81 persen kematian secara global yang diakibatkan oleh virus Covid-19 dengan jumlah mencapai 46,991 jiwa. Angka kematian di Asia tercatat turun dibandingkan akumulasi tujuh hari sebelumnya dengan jumlah 9,097 jiwa.