Sebagian wilayah kabupaten/kota di provinsi Nusa Tenggara Timur masih mencatatkan tingkat vaksinasi yang cukup rendah dibandingkan wilayah lainnya. Beberapa kabupaten/kota tersebut di antaranya kabupaten Malaka, Kab Timor Tengah Selatan dan kabupaten Flores Timur.
Dalam menjalankan program vaksinasi, data Rabu, 6 Oktober 2021, ketiganya baru menyelesaikan 124,96 ribu dosis vaksin 1 dari target yang diharapkan sebanyak 674,44 ribu peserta vaksin.
Kabupaten Malaka di urutan pertama. Sampai dengan kemarin, wilayah ini baru mencatatkan vaksinasi 15,7 persen. Angka ini menjadi yang terendah dibandingkan 22 kabupaten/kota lainnya. Program vaksinasi di kabupaten ini rencananya dengan sasaran sebanyak 136,06 ribu peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat 182 peserta. Jumlah stok vaksin yang tersisa saat ini tercatat 9.080 dosis.
Menyusul berikutnya adalah Kab Timor Tengah Selatan. Daerah ini masuk nomor dua terendah. Dengan sasaran vaksin sebanyak 334,78 ribu peserta, namun baru berhasil direalisasikan 19,07 persen atau 63.844 peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat 425 peserta. Sedangkan untuk stok yang tersedia berjumlah 14.618 dosis vaksin.
Yang lainnya adalah kabupaten Flores Timur di urutan ketiga. Dengan sasaran vaksin sebanyak 203,6 ribu peserta, namun baru berhasil direalisasikan 19,52 persen atau 39.753 peserta. Di wilayah ini, rerata vaksinasi minggu lalu tercatat 893 peserta. Untuk stok vaksin yang tersedia adalah 16.428 dosis.
Adapun capaian vaksinasi di level provinsi, total vaksinasi dosis 1 di Nusa Tenggara Timur telah mencapai 31,84 persen atau diikuti oleh 1,22 juta peserta vaksin. Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2 tercatat sudah 16,26 persen atau menjangkau 623,1 ribu peserta vaksin.