Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 4,26 juta kasus pada Kamis, 14 Juli 2022. Republik Dominika berada di urutan pertama dengan penambahan kasus Omicron per minggu tumbuh 90,41 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 139 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 41,84 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Asia Seminggu 1.644 Jiwa, Tertinggi di Hong Kong)
Menyusul Belize dengan pertumbuhan kasus Omicron secara mingguan mencapai 33,33 persen. Jumlah penambahan kasus Omicron di negara ini dilaporkan 320 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah penambahan kasus Omicron terlihat naik 0,63 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 318 jiwa.
Berikutnya, penambahan kasus Omicron di Jamaika naik 31,01 persen menjadi 1.035 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, Chili dengan penambahan kasus Omicron 10.973 kasus (naik 23,86%) dan penambahan kasus Omicron di Selandia Baru naik 20,88 persen menjadi 10.436 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Afrika Seminggu 149 Jiwa, Tertinggi di Malawi)
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 15.089 kasus atau naik 0,01 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.