Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kamar hotel berbintang di Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2025 mencapai 1782 Unit, mengalami pertumbuhan sebesar 22.47% dibandingkan tahun sebelumnya. Dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir (2023-2025) yang sebesar 1448.67 Unit, nilai tahun 2025 lebih tinggi, menunjukkan perkembangan positif. Sementara rata-rata 5 tahun terakhir (2021-2025) adalah 1289.6 Unit, sehingga kondisi tahun 2025 juga lebih baik dibandingkan rata-rata tersebut. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2021-2025), ranking Sulawesi Tengah menurut pulau Sulawesi tetap berada di peringkat 4, sedangkan ranking se-Indonesia berfluktuasi antara 29 hingga 30, kecuali tahun 2025 yang naik sedikit ke peringkat 28. Kenaikan tertinggi dalam sejarah terjadi pada tahun 2009 dengan pertumbuhan 147.27%, sedangkan penurunan terendah terjadi pada tahun 2004 dengan penurunan sebesar 95.02% yang merupakan anomali karena nilai turun drastis dari 2090 Unit pada 2003 menjadi 104 Unit pada 2004.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Norwegia 2015 - 2024)
Papua
Provinsi Papua menempati peringkat 1 di pulau Papua dan peringkat 25 se-Indonesia dalam jumlah kamar hotel berbintang pada tahun terakhir dengan nilai 2476 Unit. Dibandingkan tahun sebelumnya, nilai ini mengalami penurunan turun 0.92% dengan selisih -23 Unit, yang merupakan penurunan sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai perkembangan 3 tahun terakhir menunjukkan bahwa Papua memiliki jumlah kamar hotel berbintang yang lebih tinggi dibandingkan provinsi lain dalam daftar perbandingan, kecuali Maluku yang memiliki nilai 2041 Unit. Pertumbuhan tahun ini lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan provinsi lain dalam daftar, yang sebagian besar mengalami kenaikan. Meskipun mengalami penurunan sedikit, posisi Papua sebagai peringkat 1 di pulau tetap terjaga, menunjukkan bahwa provinsi ini masih memiliki jumlah kamar hotel berbintang terbanyak di pulau Papua dibandingkan provinsi lain seperti Papua Barat Daya yang hanya memiliki 1473 Unit.
Maluku
Provinsi Maluku menempati peringkat 1 di pulau Maluku dan peringkat 26 se-Indonesia dalam jumlah kamar hotel berbintang pada tahun terakhir dengan nilai 2041 Unit. Dibandingkan tahun sebelumnya, nilai ini mengalami pertumbuhan sebesar 19.01% dengan selisih 326 Unit, yang merupakan kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai perkembangan 3 tahun terakhir menunjukkan bahwa Maluku memiliki jumlah kamar hotel berbintang yang lebih tinggi dibandingkan provinsi lain dalam daftar perbandingan, kecuali Papua. Pertumbuhan tahun ini adalah yang tertinggi di antara provinsi dalam daftar perbandingan, menunjukkan bahwa provinsi ini mengalami perkembangan yang pesat dalam sektor pariwisata. Posisi Maluku sebagai peringkat 1 di pulau Maluku tetap terjaga, jauh melampaui Maluku Utara yang hanya memiliki 1133 Unit, sehingga menunjukkan dominasi Maluku dalam jumlah kamar hotel berbintang di pulau tersebut.
Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Tenggara menempati peringkat 3 di pulau Sulawesi dan peringkat 27 se-Indonesia dalam jumlah kamar hotel berbintang pada tahun terakhir dengan nilai 1992 Unit. Dibandingkan tahun sebelumnya, nilai ini mengalami penurunan turun 0.7% dengan selisih -14 Unit, yang merupakan penurunan sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai perkembangan 3 tahun terakhir menunjukkan bahwa Sulawesi Tenggara memiliki jumlah kamar hotel berbintang yang lebih tinggi dibandingkan provinsi lain seperti Papua Barat Daya, Bengkulu, dan Maluku Utara. Pertumbuhan tahun ini lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan provinsi lain dalam daftar, kecuali Papua yang juga mengalami penurunan. Posisi Sulawesi Tenggara sebagai peringkat 3 di pulau Sulawesi tetap terjaga, di bawah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara, tetapi di atas Sulawesi Tengah yang memiliki 1782 Unit pada tahun 2025.
(Baca: Angka Partisipasi Murni (APM) Sd/Sederajat di Sumatera Barat | 2025)
Papua Barat Daya
Provinsi Papua Barat Daya menempati peringkat 2 di pulau Papua dan peringkat 29 se-Indonesia dalam jumlah kamar hotel berbintang pada tahun terakhir dengan nilai 1473 Unit. Dibandingkan tahun sebelumnya, nilai ini mengalami penurunan turun 43.93% dengan selisih -1154 Unit, yang merupakan penurunan drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai perkembangan 3 tahun terakhir menunjukkan bahwa Papua Barat Daya memiliki jumlah kamar hotel berbintang yang lebih rendah dibandingkan provinsi lain dalam daftar perbandingan, kecuali Bengkulu dan Maluku Utara. Pertumbuhan tahun ini adalah yang terendah di antara provinsi dalam daftar perbandingan, menunjukkan bahwa provinsi ini mengalami penurunan yang signifikan dalam sektor pariwisata. Posisi Papua Barat Daya sebagai peringkat 2 di pulau Papua tetap terjaga, tetapi jauh di bawah Papua yang memiliki 2476 Unit, sehingga menunjukkan perbedaan yang besar dalam jumlah kamar hotel berbintang di kedua provinsi.
Bengkulu
Provinsi Bengkulu menempati peringkat 10 di pulau Sumatera dan peringkat 30 se-Indonesia dalam jumlah kamar hotel berbintang pada tahun terakhir dengan nilai 1192 Unit. Dibandingkan tahun sebelumnya, nilai ini mengalami pertumbuhan sebesar 11.61% dengan selisih 124 Unit, yang merupakan kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai perkembangan 3 tahun terakhir menunjukkan bahwa Bengkulu memiliki jumlah kamar hotel berbintang yang lebih rendah dibandingkan provinsi lain dalam daftar perbandingan, kecuali Maluku Utara. Pertumbuhan tahun ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan provinsi lain seperti Papua dan Sulawesi Tenggara yang mengalami penurunan. Posisi Bengkulu sebagai peringkat 10 di pulau Sumatera menunjukkan bahwa provinsi ini masih berada di bawah provinsi lain seperti Sumatera Utara dan Sumatera Selatan dalam jumlah kamar hotel berbintang, tetapi mengalami perkembangan yang positif dalam beberapa tahun terakhir.
Maluku Utara
Provinsi Maluku Utara menempati peringkat 2 di pulau Maluku dan peringkat 31 se-Indonesia dalam jumlah kamar hotel berbintang pada tahun terakhir dengan nilai 1133 Unit. Dibandingkan tahun sebelumnya, nilai ini mengalami pertumbuhan sebesar 33.45% dengan selisih 284 Unit, yang merupakan kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai perkembangan 3 tahun terakhir menunjukkan bahwa Maluku Utara memiliki jumlah kamar hotel berbintang yang lebih rendah dibandingkan provinsi lain dalam daftar perbandingan, tetapi mengalami pertumbuhan yang paling tinggi di antara provinsi lain dalam daftar kecuali Maluku. Pertumbuhan tahun ini menunjukkan bahwa provinsi ini mengalami perkembangan yang pesat dalam sektor pariwisata, meskipun posisinya masih di bawah Maluku di pulau Maluku. Posisi Maluku Utara sebagai peringkat 2 di pulau Maluku tetap terjaga, tetapi jauh di bawah Maluku yang memiliki 2041 Unit, sehingga menunjukkan perbedaan yang besar dalam jumlah kamar hotel berbintang di kedua provinsi.