Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Angka Partisipasi Murni (APM) SD/Sederajat di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2025 sebesar 97.06 Persen. Angka ini menurun sebesar 1.83 Persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 98.89 Persen, dengan pertumbuhan negatif turun 1.85%. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar 98.25 Persen, nilai 2025 berada di bawah rata-rata tersebut. Sementara itu, rata-rata lima tahun terakhir (2021-2025) sebesar 98.47 Persen, juga lebih tinggi dibandingkan nilai tahun 2025. Perkembangan APM Sumatera Barat selama periode 2003-2025 menunjukkan fluktuasi: terjadi kenaikan tertinggi pada tahun 2012 sebesar 2.33 Persen dari tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan 2.49%, dan penurunan terendah pada tahun 2011 sebesar 2.07 Persen dari tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan negatif 2.17%. Pada tahun 2025, Sumatera Barat menempati peringkat ke-4 di Pulau Sumatera dan peringkat ke-14 secara nasional, turun dari peringkat ke-1 di Pulau Sumatera dan ke-2 nasional pada tahun 2024.
(Baca: Tingkat Pengangguran Terbuka Periode 2013-2025)
Riau
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Angka Partisipasi Murni (APM) SD/Sederajat di Provinsi Riau pada tahun 2025 sebesar 97.54 Persen, menempati peringkat ke-3 di Pulau Sumatera dan ke-11 secara nasional. Nilai ini menurun sebesar 0.91 Persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 98.45 Persen, dengan pertumbuhan negatif turun 0.92%. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2023-2025), nilai APM Riau tahun 2025 berada di bawah rata-rata tersebut, menunjukkan tren penurunan yang sedikit dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun mengalami penurunan, posisi Riau masih lebih baik dibandingkan provinsi lain di Pulau Sumatera seperti Jambi dan Sumatera Barat, dengan jarak nilai yang tidak terlalu jauh dari rata-rata provinsi se-pulau. Perkembangan ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan partisipasi sekolah di Riau perlu diperkuat untuk menghentikan tren penurunan dan meningkatkan nilai APM ke level yang lebih tinggi, terutama mengingat posisinya yang masih berada di urutan atas di Pulau Sumatera.
Jawa Tengah
Provinsi Jawa Tengah memiliki Angka Partisipasi Murni (APM) SD/Sederajat sebesar 97.21 Persen pada tahun 2025, menempati peringkat ke-5 di Pulau Jawa dan ke-12 secara nasional. Nilai ini menurun sebesar 1.18 Persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 98.39 Persen, dengan pertumbuhan negatif turun 1.2%. Dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2021-2025), nilai APM Jawa Tengah tahun 2025 berada di bawah rata-rata tersebut, menunjukkan tren penurunan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun berada di bawah rata-rata, posisi Jawa Tengah masih lebih baik dibandingkan provinsi di Pulau Jawa seperti Banten, namun lebih rendah dibandingkan provinsi lain di Pulau Sumatera seperti Riau. Perkembangan ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan partisipasi sekolah di Jawa Tengah perlu diperkuat, terutama untuk mengembalikan nilai APM ke level sebelumnya dan meningkatkan posisinya di Pulau Jawa dan secara nasional.
Banten
Angka Partisipasi Murni (APM) SD/Sederajat di Provinsi Banten pada tahun 2025 sebesar 97.09 Persen, menempati peringkat ke-6 di Pulau Jawa dan ke-13 secara nasional. Nilai ini menurun sebesar 1 Persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 98.09 Persen, dengan pertumbuhan negatif turun 1.02%. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2023-2025), nilai APM Banten tahun 2025 berada di bawah rata-rata tersebut, menunjukkan bahwa penurunan ini merupakan bagian dari tren penurunan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun nilai APM Banten sedikit lebih tinggi dibandingkan Sumatera Barat, posisinya secara nasional lebih rendah dibandingkan provinsi lain seperti Riau dan Jawa Tengah. Perkembangan ini menunjukkan bahwa Banten perlu meningkatkan upaya untuk menarik anak usia sekolah masuk ke SD/Sederajat, terutama mengingat posisinya yang berada di urutan bawah di Pulau Jawa dan secara nasional.
(Baca: Volume Ekspor SITC Kode 42 Minyak dan Lemak Nabati Periode 2020-2026)
Bali
Provinsi Bali mencatat Angka Partisipasi Murni (APM) SD/Sederajat sebesar 97.05 Persen pada tahun 2025, menempati peringkat ke-2 di Pulau Nusa Tenggara dan Bali dan ke-15 secara nasional. Nilai ini menurun sebesar 1.65 Persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 98.7 Persen, dengan pertumbuhan negatif turun 1.67%. Dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2021-2025), nilai APM Bali tahun 2025 berada di bawah rata-rata tersebut, menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun posisinya di pulau sendiri lebih baik dibandingkan provinsi lain, secara nasional Bali berada di urutan bawah bersama dengan Kalimantan Utara. Nilai APM Bali tahun 2025 sedikit lebih rendah dibandingkan Sumatera Barat, menunjukkan bahwa upaya peningkatan partisipasi sekolah di Bali perlu diperkuat untuk menghentikan tren penurunan dan meningkatkan nilai APM ke level yang lebih tinggi, terutama mengingat posisinya yang masih berada di urutan atas di Pulau Nusa Tenggara dan Bali.
Kalimantan Utara
Angka Partisipasi Murni (APM) SD/Sederajat di Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2025 sebesar 97.05 Persen, menempati peringkat ke-4 di Pulau Kalimantan dan ke-15 secara nasional. Berbeda dengan provinsi lain yang mengalami penurunan, Kalimantan Utara mengalami kenaikan sebesar 1.87 Persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 95.18 Persen, dengan pertumbuhan positif sebesar 1.96%. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2023-2025), nilai APM Kalimantan Utara tahun 2025 berada di atas rata-rata tersebut, menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun posisinya secara nasional sama dengan Bali, nilai APM Kalimantan Utara tahun 2025 sama dengan Bali dan sedikit lebih rendah dibandingkan Sumatera Barat. Perkembangan ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan partisipasi sekolah di Kalimantan Utara telah memberikan hasil yang positif, dan perlu dilanjutkan untuk meningkatkan nilai APM ke level yang lebih tinggi dan meningkatkan posisinya di Pulau Kalimantan dan secara nasional.
Jambi
Provinsi Jambi mencatat Angka Partisipasi Murni (APM) SD/Sederajat sebesar 97.02 Persen pada tahun 2025, menempati peringkat ke-5 di Pulau Sumatera dan ke-17 secara nasional. Nilai ini menurun sebesar 1.15 Persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 98.17 Persen, dengan pertumbuhan negatif turun 1.17%. Dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2021-2025), nilai APM Jambi tahun 2025 berada di bawah rata-rata tersebut, menunjukkan tren penurunan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun berada di Pulau Sumatera, posisi Jambi secara nasional lebih rendah dibandingkan provinsi lain di pulau tersebut seperti Riau dan Sumatera Barat. Nilai APM Jambi tahun 2025 sedikit lebih rendah dibandingkan Sumatera Barat, menunjukkan bahwa upaya peningkatan partisipasi sekolah di Jambi perlu diperkuat untuk mengembalikan nilai APM ke level sebelumnya dan meningkatkan posisinya di Pulau Sumatera dan secara nasional, terutama mengingat posisinya yang berada di urutan bawah di Pulau Sumatera.