Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 4,99 juta kasus pada Kamis, 20 Oktober 2022. Ukraina mencatatkan penambahan kasus Omicron tertinggi di dengan pertumbuhan mingguan mencapai 20,63 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 760 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 0,53 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Amerika Seminggu 2.169 Jiwa, Tertinggi di Honduras)
Berikutnya adalah Rusia yang mencatatkan penambahan kasus Omicron 8,85 persen lebih tinggi dibandingkan pekan lalu. Sedangkan untuk data harian, penambahan kasus Omicron di negara ini naik 1,79 persen dibandingkan kemarin.
Kemudian, Pakistan dengan penambahan kasus Omicron 2.213 kasus (naik 8,37%), Puerto Rico dengan penambahan kasus Omicron 9.381 kasus (naik lima%) dan Jepang dengan penambahan kasus Omicron 252,9 ribu kasus (naik 4,35%)
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Afrika Seminggu Sembilan Jiwa, Tertinggi di Zimbabwe)
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data kemarin tercatat ada 24.360 kasus atau naik 0,01 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.