Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan di Jawa Tengah sebesar 1,02 pasien, update data per Jumat, 05 Agustus 2022. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 1,84 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
(Baca: BOR Aglomerasi Mingguan di Kota Payakumbuh Menjadi yang Tertinggi di Sumatera Barat (Jumat, 05 Agustus 2022))
Kota tegal berada di urutan pertama dengan penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan terbanyak sebesar delapan pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Kondisi penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan di kota ini terlihat belum membaik karena terjadi peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat empat pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Kondisi yang sama terjadi di kota Magelang yang mencatatkan penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan sebesar 2,46 pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Angka ini lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang baru nan pasien per 100 ribu penduduk/minggu. Di urutan berikutnya Cilacap. Kota di provinsi Jawa Tengah ini mencatatkan penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan sebesar 1,1 pasien per 100 ribu penduduk/minggu
(Baca: 10 Kabupaten/Kota dengan Tracing Tertinggi Nasional (Kamis, 04 Agustus 2022))
Banyumas dan Klaten berada di posisi selanjutnya dengan catatan penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan sebesar 1,05 pasien per 100 ribu penduduk/minggu dan 1,03 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Secara nasional, rata-rata penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan di 34 provinsi saat ini dalam tren naik dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka 1,68 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.