Menurut data Halodoc, selama Ramadan 2025 terjadi kenaikan konsultasi gangguan kecemasan yang dialami warga Indonesia.
Konsultasi pada minggu pertama Ramadan tercatat naik 17%, hingga puncaknya minggu ketiga yang naik 27% dibanding rata-rata mingguan sebelum Ramadan.
“Jika ditelusuri lebih dalam, pemicu kecemasan sepanjang bulan Ramadan ini berakar pada tekanan sosial dan emosional yang meningkat menjelang Hari Raya,” jelas Halodoc dalam laporan Indonesia Health Insights Q1 2026.
Menurut Halodoc, konflik dan tekanan relasi keluarga atau pasangan menjadi pemicu paling dominan, mencapai 58% dari total konsultasi gangguan cemas.
“Banyak pasien merasa terbebani oleh dinamika keluarga atau hubungan pribadi yang tegang menjelang Idulfitri,” ucap Halodoc.
Berikut pemicu kecemasan selama Ramadan 2025, menurut data Halodoc:
- Konflik dan tekanan relasi keluarga: 58%
- Luka emosional dan kenangan masa lalu: 16%
- Perubahan pola hidup: 11%
- Tekanan ekonomi dan ketidakpastian masa depan: 10%
- Kesepian di kalangan perantau: 5%
Halodoc menjelaskan, luka emosional dan kenangan masa lalu menjadi pemicu karena suasana Ramadan kerap memunculkan kenangan atau trauma lama, seperti kehilangan anggota keluarga atau orang yang dicintai.
Pemicu perubahan pola hidup berhubungan dengan pergeseran jadwal tidur dan makan, ditambah konsumsi kafein berlebih, sehingga tubuh cepat lelah dan mengacaukan ritme hormon stres
Adapun tekanan ekonomi dan ketidakpastian masa depan berkelindan dengan kekhawatiran tentang penghasilan, biaya hidup, dan kebutuhan keluarga menjelang Idulfitri.
Sementara, kesepian menjadi pemicu karena situasi yang membuat tidak bisa pulang kampung, sehingga sebagian pasien merasa hampa dan kehilangan makna Idulfitri.
Laporan ini disusun menggunakan data internal Halodoc sebagai sumber utama. Analisis difokuskan pada pasien berusia 12 tahun ke atas, dari seluruh wilayah Indonesia.
Data yang dianalisis mencakup jutaan interaksi layanan kesehatan yang terjadi di platform Halodoc, meliputi konsultasi dokter, pembelian produk kesehatan, dan layanan homecare.
(Baca: Waktu Keberangkatan Mudik Lebaran 2026 Pilihan Warga Indonesia)