- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data historis PDB Paritas Daya Beli Perancis hingga tahun 2024 menunjukkan nilai berada di angka 0,67 unit. Angka ini stagnan dibandingkan tahun 2023 yang juga tercatat 0,67 unit, dengan pertumbuhan tahunan minus 0,15 persen atau hampir tidak bergerak sama sekali. Selama tiga tahun terakhir sejak 2022, nilai PDB PPP Perancis hanya bergerak di kisaran 0,66 hingga 0,67 unit tanpa peningkatan berarti sama sekali.
(Baca: Update 2025: Nilai Ekspor Nonmigas Menurut Negara Tujuan Afrika di Jawa Barat)
Jika dibandingkan periode lima tahun terakhir, rata-rata nilai PDB PPP Perancis sebesar 0,676 unit, sementara rata-rata tiga tahun terakhir hanya sebesar 0,666 unit. Artinya, kinerja tiga tahun terakhir lebih buruk dibandingkan rata-rata lima tahun, terjadi penurunan konsistensi daya beli riil ekonomi Perancis dibanding periode sebelumnya.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Perancis terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Sepanjang 10 tahun data tercatat, penurunan terbesar terjadi pada tahun 2019 dengan kontraksi pertumbuhan sebesar 6,61 persen. Kontraksi disini berarti nilai daya beli riil ekonomi Perancis anjlok secara signifikan dalam satu tahun, menjadikan 2019 sebagai titik terburuk penurunan sepanjang periode data. Sementara kenaikan tertinggi hanya tercatat pada tahun 2023 sebesar 1,67 persen, itu juga satu-satunya tahun pertumbuhan positif sejak 2020.
Dari sisi peringkat regional Eropa, posisi Perancis terus mengalami penurunan bertahap. Pada tahun 2015 masih berada di peringkat 18 wilayah Eropa, kemudian terus turun hingga menetap di peringkat 25 sejak tahun 2022 hingga 2024. Tidak ada perbaikan peringkat selama tiga tahun terakhir ini.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sumatera Barat 2025)
Berdasarkan proyeksi IMF hingga tahun 2030, nilai PDB PPP Perancis diprediksi akan tetap stagnan di kisaran 0,659 hingga 0,66 unit. Selama 6 tahun ke depan tidak diproyeksikan ada peningkatan berarti, bahkan dua tahun pertama akan kembali terjadi penurunan sebelum akhirnya berhenti bergerak tanpa pertumbuhan. Kondisi ini menunjukkan tidak ada perbaikan ekonomi riil yang signifikan dalam jangka menengah.
Pada tahun 2024, nilai PDB PPP Perancis berada diantara Inggris dengan nilai 0,665 unit dan Belgia dengan 0,708 unit. Sementara negara tetangga Jerman tercatat di angka 0,717 unit atau 7 persen lebih tinggi dibanding nilai Perancis. Dari sisi pertumbuhan, Perancis menjadi salah satu dari sedikit negara Eropa yang mencatatkan pertumbuhan negatif pada tahun 2024.
Fluktuasi yang terjadi pada data PDB PPP Perancis bukan merupakan pergerakan naik turun normal, melainkan penurunan bertahap yang konsisten sejak tahun 2015, hanya sempat terhenti sejenak pada tahun 2023 sebelum kembali stagnan. Sepanjang dekade terakhir tidak tercatat satupun periode pemulihan yang mampu mengembalikan nilai ke level sebelum tahun 2019.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.942 | +0.24 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |