Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Lain-Lain PAD yang Sah Kabupaten Klungkung, Bali pada tahun 2026 sebesar 3,18 Rp Miliar. Pada tahun ini terjadi kontraksi pertumbuhan turun 94,79 persen dibandingkan 2025, dengan penurunan nilai sebesar 57,87 Rp Miliar. Sepanjang periode data historis, penurunan pada 2026 merupakan penurunan terendah yang pernah tercatat untuk wilayah ini. Kenaikan tertinggi pernah terjadi pada tahun 2021 dengan pertumbuhan positif 55,55 persen.
(Baca: Harga Gandum Kontrak Tiga Bulan - US Wheat Futures Naik Menuju Level 619 Bushel (Jumat, 08 Mei 2026))
Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir periode 2024-2026 tercatat turun 38,27 persen, sedangkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir 2022-2026 berada pada angka -25,65 persen. Hal menunjukkan kinerja 3 tahun terakhir mengalami kondisi yang lebih buruk dibandingkan rata-rata 5 tahun sebelumnya. Untuk ranking wilayah Nusa Tenggara dan Bali, Kabupaten Klungkung turun dari peringkat 8 pada 2025 menjadi peringkat 37 pada tahun 2026. Secara nasional, peringkat wilayah ini turun dari posisi 121 menjadi 448 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Sepanjang periode data historis, fluktuasi nilai anggaran terjadi dengan pola kenaikan bertahap sejak 2018 hingga mencapai puncak nilai pada tahun 2021 sebesar 170,16 Rp Miliar. Setelah tahun 2021, terjadi penurunan bertahap hingga terjadi penurunan sangat tajam pada tahun 2026. Anomali penurunan ekstrem pada 2026 tercatat mengurangi nilai anggaran PAD jenis ini hingga menyisakan kurang dari 5 persen dari nilai anggaran yang tercatat pada tahun 2025.
Kabupaten Kendal
Kabupaten Kendal mencatatkan nilai Anggaran Lain-Lain PAD tahun 2026 sebesar 3,23 Rp Miliar, menempati posisi ranking 110 di wilayah pulau Jawa dan ranking 445 secara nasional. Wilayah ini mengalami pertumbuhan negatif turun 32,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan nilai sebesar 1,54 Rp Miliar. Nilai anggaran pada wilayah ini sedikit lebih tinggi dibandingkan catatan Kabupaten Klungkung Bali, dengan selisih nilai sebesar 0,05 Rp Miliar untuk periode tahun yang sama. Peringkat nasional Kabupaten Kendal berada 3 posisi di atas peringkat Kabupaten Klungkung pada tahun 2026.
Kabupaten Ponorogo
Kabupaten Ponorogo tercatat memiliki nilai indikator ini sebesar 3,21 Rp Miliar pada tahun 2026, dengan posisi peringkat 111 di pulau Jawa serta ranking 446 secara nasional. Wilayah ini mengalami kontraksi pertumbuhan turun 62,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan nilai sebesar 5,26 Rp Miliar. Nilai anggaran Kabupaten Ponorogo berada sedikit di atas nilai Kabupaten Klungkung Bali, namun mengalami penurunan persentase yang lebih kecil dibandingkan penurunan yang terjadi di Bali. Secara urutan ranking nasional, Kabupaten Ponorogo berada satu posisi tepat di atas Kabupaten Klungkung.
Kabupaten Intan Jaya
(Baca: Harga Perak Naik Menuju Level US$80,865 /Troy Ons (Jumat, 08 Mei 2026))
Kabupaten Intan Jaya mencatatkan nilai anggaran PAD lain-lain sebesar 3,2 Rp Miliar tahun 2026, menempati peringkat 32 di wilayah pulau Papua dan ranking 447 secara nasional. Tidak ada perubahan nilai anggaran pada wilayah ini dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga pertumbuhan tercatat 0 persen. Nilai anggaran wilayah ini hampir sama persis dengan catatan Kabupaten Klungkung Bali, hanya terpaut selisih 0,02 Rp Miliar saja. Dari seluruh wilayah perbandingan, hanya Kabupaten Intan Jaya yang tidak mencatatkan penurunan nilai anggaran pada periode tahun 2026.
Kabupaten Kubu Raya
Kabupaten Kubu Raya memiliki nilai indikator ini sebesar 3,15 Rp Miliar pada tahun 2026, menempati posisi peringkat 53 di wilayah pulau Kalimantan serta ranking 449 secara nasional. Wilayah ini mengalami penurunan pertumbuhan sangat tajam turun 94,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan nilai sebesar 55,42 Rp Miliar. Pola penurunan ekstrem pada wilayah ini hampir identik dengan yang terjadi di Kabupaten Klungkung Bali, dengan selisih persentase penurunan hanya berbeda 0,17 persen saja pada tahun yang sama.
Kabupaten Kampar
Kabupaten Kampar mencatatkan nilai anggaran sebesar 3,1 Rp Miliar tahun 2026, menempati peringkat 134 di wilayah pulau Sumatera dan ranking 450 secara nasional. Wilayah ini mengalami penurunan sedikit turun 3,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan nilai sebesar 0,1 Rp Miliar. Dari seluruh wilayah perbandingan, Kabupaten Kampar merupakan wilayah yang mengalami penurunan persentase terkecil pada tahun 2026. Nilai anggaran wilayah ini berada sedikit dibawah catatan yang tercatat untuk Kabupaten Klungkung Bali pada periode yang sama.
Kabupaten Luwu Utara
Kabupaten Luwu Utara tercatat memiliki nilai Anggaran Lain-Lain PAD tahun 2026 sebesar 3,08 Rp Miliar, dengan posisi peringkat 66 di wilayah pulau Sulawesi serta ranking 451 secara nasional. Wilayah ini mengalami kontraksi pertumbuhan turun 63,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan nilai sebesar 5,42 Rp Miliar. Nilai anggaran pada wilayah ini merupakan nilai terendah dari seluruh wilayah yang dibandingkan, berada sedikit dibawah catatan Kabupaten Klungkung Bali dan seluruh wilayah lain dalam daftar perbandingan.