Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pekerja sektor konstruksi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah hingga akhir tahun 2025 mencapai 14.715 pekerja. Angka ini merupakan nilai terendah sepanjang periode pencatatan sejak 2015. Sepanjang 9 tahun pencatatan, terjadi penurunan total sebesar 26,55 persen, dengan rata-rata penurunan tahunan sebesar 3,78 persen. Tahun 2019 tercatat sebagai titik tertinggi jumlah pekerja konstruksi di wilayah ini dengan jumlah mencapai 29.262 pekerja.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Aceh Jaya 2,57 Persen)
Sepanjang periode historis, data menunjukkan fluktuasi dengan 4 kali periode kenaikan dan 4 kali periode penurunan tanpa ada periode stagnan. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2021 dengan pertumbuhan 37,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu penurunan terbesar tercatat pada tahun 2020 sebesar 29,26 persen. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir menunjukkan penurunan sebesar 13,33 persen, kondisi ini lebih buruk dibandingkan rata-rata 5 tahun terakhir yang hanya mencatat penurunan sebesar 4,21 persen.
Untuk tahun 2025, Kabupaten Rembang menempati urutan ke 97 dari seluruh kabupaten kota di Pulau Jawa, serta urutan 137 secara nasional. Posisi ini mengalami penurunan peringkat sebanyak 42 tingkat dibandingkan tahun 2019 ketika wilayah ini menempati urutan ke 95 secara nasional. Nilai pekerja konstruksi tahun 2025 juga tercatat berada di bawah nilai rata-rata seluruh periode pencatatan yang mencapai 22.486 pekerja.
Kabupaten Asahan
Kabupaten Asahan tercatat memiliki jumlah pekerja konstruksi tahun terakhir sebesar 15.993 pekerja, menempati urutan 19 di Pulau Sumatera dan 134 secara nasional. Wilayah ini mencatat penurunan sedikit sebesar 0,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai pekerja konstruksi di Kabupaten Asahan lebih tinggi sekitar 8,7 persen dibandingkan nilai Kabupaten Rembang Jawa Tengah untuk tahun yang sama. Peringkat nasional Kabupaten Asahan berada 3 tingkat diatas peringkat Kabupaten Rembang pada tahun 2025.
Kabupaten Muara Enim
Kabupaten Muara Enim mencatat jumlah pekerja konstruksi tahun terakhir sebesar 15.618 pekerja, menempati urutan 20 di wilayah Pulau Sumatera dan urutan 135 secara nasional. Wilayah ini mengalami pertumbuhan sebesar 9,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi satu-satunya wilayah dalam grup perbandingan Sumatera yang mencatat pertumbuhan positif. Nilai pekerja konstruksi di wilayah ini lebih tinggi 6,1 persen dibandingkan Kabupaten Rembang Jawa Tengah, dengan peringkat nasional 2 tingkat diatas Kabupaten Rembang.
Kabupaten Serdang Bedagai
(Baca: Jumlah Pekerja di Sektor Konstruksi Kategori Lapangan Pekerjaan Utama di di Banten | 2025)
Kabupaten Serdang Bedagai memiliki jumlah pekerja konstruksi tahun 2025 sebesar 15.296 pekerja, menempati urutan 21 di Pulau Sumatera dan 136 secara nasional. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 18,25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai pekerja konstruksi di wilayah ini lebih tinggi 3,9 persen dibandingkan Kabupaten Rembang Jawa Tengah, dengan peringkat nasional hanya 1 tingkat diatas peringkat Kabupaten Rembang pada tahun pencatatan yang sama.
Kabupaten Aceh Utara
Kabupaten Aceh Utara tercatat memiliki jumlah pekerja konstruksi tahun terakhir sebesar 14.409 pekerja, menempati urutan 22 di Pulau Sumatera dan 138 secara nasional. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 9,89 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai pekerja konstruksi di Kabupaten Aceh Utara lebih rendah sekitar 2,1 persen dibandingkan nilai Kabupaten Rembang Jawa Tengah untuk tahun yang sama, dengan peringkat nasional berada 1 tingkat dibawah peringkat Kabupaten Rembang.
Kota Banjarmasin
Kota Banjarmasin mencatat jumlah pekerja konstruksi tahun terakhir sebesar 14.306 pekerja, menempati urutan 8 di Pulau Kalimantan dan urutan 139 secara nasional. Wilayah ini mengalami pertumbuhan sangat tinggi sebesar 57,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi pertumbuhan tertinggi di seluruh wilayah dalam grup perbandingan. Nilai pekerja konstruksi di wilayah ini lebih rendah 2,8 persen dibandingkan Kabupaten Rembang Jawa Tengah, dengan peringkat nasional 2 tingkat dibawah Kabupaten Rembang.
Kabupaten Muaro Jambi
Kabupaten Muaro Jambi memiliki jumlah pekerja konstruksi tahun 2025 sebesar 14.301 pekerja, menempati urutan 23 di Pulau Sumatera dan 140 secara nasional. Wilayah ini mengalami pertumbuhan sebesar 40,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai pekerja konstruksi di wilayah ini lebih rendah 2,8 persen dibandingkan Kabupaten Rembang Jawa Tengah, dengan peringkat nasional 3 tingkat dibawah peringkat Kabupaten Rembang pada tahun pencatatan yang sama.