Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kota Tasikmalaya pada tahun 2024 mencapai 75091 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 13,7 persen dibandingkan tahun 2023. Sepanjang periode pengamatan 2018 hingga 2024, angka pengeluaran ini tercatat mengalami kenaikan berturut-turut selama lima tahun sebelum akhirnya menunjukkan penurunan pada tahun terakhir.
(Baca: Nilai Minimal Tes Terstandar Masuk ke SMA12 Kota Depok | 2025)
Sepanjang tujuh tahun data tercatat, pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini dimulai dari angka 39588 rupiah pada tahun 2018. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2021 dengan persentase pertumbuhan 31,6 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2023 dengan nilai 87030 rupiah per kapita per bulan, sebelum akhirnya turun pada tahun 2024.
Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas, pengeluaran untuk perawatan kulit ini menyumbang sekitar 20,8 persen dari total pengeluaran kecantikan per kapita, dan sekitar 4,7 persen dari total pengeluaran aneka barang dan jasa bulanan masyarakat Kota Tasikmalaya. Jika dibandingkan dengan pengeluaran makanan jadi, nilai pengeluaran perawatan kulit mencapai 22 persen dari pengeluaran bulanan masyarakat untuk kategori tersebut.
Secara peringkat se-Provinsi Jawa Barat, Kota Tasikmalaya menempati urutan ke-9 dari total 27 kabupaten dan kota pada tahun 2024. Peringkat ini berada di bawah Kabupaten Bekasi dan di atas Kabupaten Karawang. Secara nasional, wilayah ini menempati urutan ke-121 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia untuk kategori pengeluaran perawatan kulit.
Dari lima wilayah teratas di Jawa Barat, Kota Bekasi mencatat pengeluaran perawatan kulit tertinggi pada tahun 2024 sebesar 188344 rupiah dengan pertumbuhan sedikit naik 6,5 persen. Diikuti Kota Depok dengan nilai 140716 rupiah yang mengalami penurunan 11,4 persen, Kota Bogor 133919 rupiah turun 17,7 persen, Kota Bandung 125413 rupiah naik 16 persen, serta Kota Cimahi dengan nilai 101905 rupiah turun 17,8 persen. Seluruh wilayah teratas ini tetap mempertahankan peringkat masing-masing dibandingkan tahun sebelumnya.
Kota Bekasi
(Baca: Produksi Bayam Tertinggi Ada di Jawa Barat pada 2024)
Badan Pusat Statistik mencatat Kota Bekasi secara konsisten menempati peringkat pertama se-Provinsi Jawa Barat untuk seluruh kategori pengeluaran per kapita. Pada tahun 2024, total pengeluaran per kapita per bulan gabungan makanan dan bukan makanan mencapai 3345253 rupiah, mengalami kenaikan 16,8 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran bukan makanan saja mencapai 2052412 rupiah per bulan, juga menempati urutan pertama di seluruh wilayah Jawa Barat dengan pertumbuhan 18,3 persen.
Kota Depok
Kota Depok menempati peringkat kedua secara keseluruhan di Jawa Barat untuk pengeluaran per kapita. Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan pada tahun 2024 tercatat 3021242 rupiah per kapita per bulan, mengalami kenaikan 10,9 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk kategori makanan mencapai 1222638 rupiah per bulan, sementara pengeluaran bukan makanan mencapai 1798604 rupiah, keduanya tetap mempertahankan peringkat kedua di seluruh provinsi.
Kota Bandung
Kota Bandung menempati peringkat ketiga untuk total pengeluaran per kapita se-Jawa Barat pada tahun 2024. Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan mencapai 2636944 rupiah per kapita per bulan, mengalami penurunan sedikit sebesar 4,7 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan di wilayah ini tercatat 1053087 rupiah per bulan, sementara pengeluaran bukan makanan mencapai 1583856 rupiah, keduanya tetap berada pada tiga urutan terbesar di provinsi.
Kota Bogor
Kota Bogor tercatat menempati peringkat keempat untuk total pengeluaran per kapita se-Jawa Barat pada tahun 2024. Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan mencapai 2572606 rupiah per kapita per bulan, mengalami penurunan 12 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran bukan makanan di wilayah ini mencapai 1619427 rupiah per bulan, sementara pengeluaran makanan tercatat 953179 rupiah per kapita setiap bulannya.