Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 2,15 juta kasus pada Sabtu, 12 Maret 2022. Tunisia mencatatkan penambahan kasus Omicron tertinggi di dengan pertumbuhan mingguan mencapai 800 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak sembilan jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 800 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Berikutnya adalah Brunei Darussalam yang mencatatkan penambahan kasus Omicron 298,73 persen lebih tinggi dibandingkan pekan lalu. Sedangkan untuk data harian, penambahan kasus Omicron di negara ini naik 298,73 persen dibandingkan kemarin.
Kemudian, penambahan kasus Omicron di Samoa Amerika naik 233,33 persen menjadi 20 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, Democratic Republic of the Congo dengan penambahan kasus Omicron 105 kasus (naik 110%) dan penambahan kasus Omicron di Slovakia naik 78,71 persen menjadi 6.110 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 7.839 kasus atau naik 2,89 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.