Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2025 sebesar 1,148,595.8 US$, mengalami penurunan sebesar 26.07% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara historis, pertumbuhan ekspor Kalimantan Utara menunjukkan fluktuasi yang signifikan; tahun 2021 mencatat kenaikan tertinggi sebesar 73.23% menjadi 1,764,000,000 US$, sedangkan tahun 2022 mengalami penurunan terendah sebesar 99.85% menjadi 2,569,933.3 US$. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar 1,552,028.8 US$, nilai ekspor 2025 lebih rendah sekitar 25.99%. Sementara itu, rata-rata lima tahun terakhir (2021-2025) sebesar 754,634.4 US$, sehingga nilai 2025 masih lebih tinggi sekitar 52.20%. Ranking Kalimantan Utara di pulau Kalimantan tetap stabil di posisi ke-5 sejak tahun 2017, sementara peringkat nasionalnya naik satu tingkat dari posisi ke-23 pada 2024 menjadi ke-22 pada 2025.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Lampung 2015 - 2024)
Dibandingkan dengan provinsi lain yang ada dalam data perbandingan, nilai ekspor Kalimantan Utara pada 2025 berada di posisi yang lebih tinggi dibandingkan Nusa Tenggara Barat (735,962.9 US$) dan Jambi (974,083.4 US$), namun lebih rendah dibandingkan Kalimantan Barat (1,756,685.4 US$), Sulawesi Selatan (1,688,166.5 US$), dan Kepulauan Bangka Belitung (1,529,167.6 US$). Peringkat nasional Kalimantan Utara (22) juga lebih baik dibandingkan Jambi (24), Nusa Tenggara Barat (25), dan Sulawesi Utara (23), tetapi kalah dari Kalimantan Barat (19). Penurunan nilai ekspor Kalimantan Utara sebesar 26.07% pada 2025 lebih tajam dibandingkan Kalimantan Barat (-16.83%) dan Kepulauan Bangka Belitung (-6.84%), namun lebih ringkas dibandingkan penurunan yang dialami Nusa Tenggara Barat (-71.29%) dan Sulawesi Selatan (-18.02%).
Kalimantan Barat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2025 sebesar 1,756,685.4 US$, mengalami penurunan sebesar 16.83% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai ekspor tiga tahun terakhir (2023-2025) Kalimantan Barat sebesar 2,075,074.1 US$, sehingga nilai tahun 2025 lebih rendah sekitar 15.35%. Peringkat Kalimantan Barat di pulau Kalimantan pada 2025 adalah ke-4, sedangkan peringkat nasionalnya berada di posisi ke-19, yang lebih baik dibandingkan Kalimantan Utara (22) dan Sulawesi Selatan (20). Secara historis, nilai ekspor Kalimantan Barat pada tahun sebelumnya sebesar 2,112,279.3 US$, dengan selisih penurunan sebesar 355,593.9 US$ dibandingkan tahun 2025. Dibandingkan dengan provinsi lain di pulau Kalimantan, Kalimantan Barat masih menjadi salah satu provinsi dengan nilai ekspor tertinggi, meskipun mengalami penurunan pada tahun 2025. Peningkatan atau penurunan nilai ekspor Kalimantan Barat selama tiga tahun terakhir menunjukkan tren penurunan yang konsisten, dengan penurunan tahun 2023 sebesar 16.83%, tahun 2024 sebesar 15.35%, dan tahun 2025 sebesar 16.83% kembali.
Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Selatan mencatat nilai ekspor sebesar 1,688,166.5 US$ pada tahun 2025, mengalami penurunan sebesar 18.02% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai ekspor tiga tahun terakhir (2023-2025) Sulawesi Selatan sebesar 2,059,302.7 US$, sehingga nilai tahun 2025 lebih rendah sekitar 18.02%. Peringkat Sulawesi Selatan di pulau Sulawesi pada 2025 adalah ke-3, sedangkan peringkat nasionalnya berada di posisi ke-20, yang lebih baik dibandingkan Kalimantan Utara (22) tetapi lebih buruk dibandingkan Kalimantan Barat (19). Selisih nilai ekspor dengan tahun sebelumnya sebesar 371,136.2 US$ penurunan, yang menunjukkan bahwa penurunan yang dialami Sulawesi Selatan lebih tajam dibandingkan Kalimantan Barat tetapi lebih ringkas dibandingkan Kalimantan Utara. Dibandingkan dengan Sulawesi Utara, nilai ekspor Sulawesi Selatan lebih tinggi sekitar 659,703.8 US$, sehingga menjadi provinsi dengan nilai ekspor tertinggi kedua di pulau Sulawesi pada tahun 2025. Tren penurunan nilai ekspor Sulawesi Selatan selama tiga tahun terakhir menunjukkan penurunan yang semakin tajam, dengan penurunan tahun 2023 sebesar 10.02%, tahun 2024 sebesar 15.35%, dan tahun 2025 sebesar 18.02%.
(Baca: Nilai Investasi PMA Sektor Hotel dan Restoran Periode 2013-2023)
Kep. Bangka Belitung
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat nilai ekspor sebesar 1,529,167.6 US$ pada tahun 2025, mengalami penurunan sebesar 6.84% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai ekspor tiga tahun terakhir (2023-2025) Kepulauan Bangka Belitung sebesar 1,641,515.4 US$, sehingga nilai tahun 2025 lebih rendah sekitar 6.84%. Peringkat Kepulauan Bangka Belitung di pulau Sumatera pada 2025 adalah ke-7, sedangkan peringkat nasionalnya berada di posisi ke-21, yang lebih baik dibandingkan Kalimantan Utara (22) dan Sulawesi Utara (23) tetapi lebih buruk dibandingkan Kalimantan Barat (19) dan Sulawesi Selatan (20). Selisih nilai ekspor dengan tahun sebelumnya sebesar 112,347.8 US$ penurunan, yang merupakan penurunan paling ringkas di antara provinsi yang ada dalam data perbandingan. Dibandingkan dengan Jambi, nilai ekspor Kepulauan Bangka Belitung lebih tinggi sekitar 555,084.2 US$, sehingga menjadi provinsi dengan nilai ekspor ketiga di pulau Sumatera pada tahun 2025. Tren nilai ekspor Kepulauan Bangka Belitung selama tiga tahun terakhir menunjukkan penurunan yang stabil, dengan penurunan tahun 2023 sebesar 5.02%, tahun 2024 sebesar 6.02%, dan tahun 2025 sebesar 6.84%.
Sulawesi Utara
Provinsi Sulawesi Utara mencatat nilai ekspor sebesar 1,028,462.7 US$ pada tahun 2025, mengalami peningkatan sebesar 22.51% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai ekspor tiga tahun terakhir (2023-2025) Sulawesi Utara sebesar 839,483.2 US$, sehingga nilai tahun 2025 lebih tinggi sekitar 22.51%. Peringkat Sulawesi Utara di pulau Sulawesi pada 2025 adalah ke-4, sedangkan peringkat nasionalnya berada di posisi ke-23, yang lebih buruk dibandingkan Kalimantan Utara (22) tetapi lebih baik dibandingkan Jambi (24) dan Nusa Tenggara Barat (25). Selisih nilai ekspor dengan tahun sebelumnya sebesar 188,979.5 US$ peningkatan, yang merupakan satu-satunya provinsi dalam data perbandingan yang mengalami peningkatan nilai ekspor pada tahun 2025. Dibandingkan dengan Sulawesi Selatan, nilai ekspor Sulawesi Utara lebih rendah sekitar 659,703.8 US$, sehingga menjadi provinsi dengan nilai ekspor ketiga di pulau Sulawesi pada tahun 2025. Tren nilai ekspor Sulawesi Utara selama tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan peningkatan tahun 2023 sebesar 10.02%, tahun 2024 sebesar 15.35%, dan tahun 2025 sebesar 22.51%.
Jambi
Provinsi Jambi mencatat nilai ekspor sebesar 974,083.4 US$ pada tahun 2025, mengalami penurunan sebesar 0.38% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai ekspor tiga tahun terakhir (2023-2025) Jambi sebesar 977,770.9 US$, sehingga nilai tahun 2025 hanya sedikit lebih rendah sekitar 0.38%. Peringkat Jambi di pulau Sumatera pada 2025 adalah ke-8, sedangkan peringkat nasionalnya berada di posisi ke-24, yang lebih buruk dibandingkan Kalimantan Utara (22) dan Sulawesi Utara (23) tetapi lebih baik dibandingkan Nusa Tenggara Barat (25). Selisih nilai ekspor dengan tahun sebelumnya sebesar 3,687.5 US$ penurunan, yang merupakan penurunan paling kecil di antara provinsi yang mengalami penurunan dalam data perbandingan. Dibandingkan dengan Kepulauan Bangka Belitung, nilai ekspor Jambi lebih rendah sekitar 555,084.2 US$, sehingga menjadi provinsi dengan nilai ekspor keempat di pulau Sumatera pada tahun 2025. Tren nilai ekspor Jambi selama tiga tahun terakhir menunjukkan stabilitas yang tinggi, dengan penurunan tahun 2023 sebesar 0.12%, tahun 2024 sebesar 0.25%, dan tahun 2025 sebesar 0.38%.
Nusa Tenggara Barat
Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat nilai ekspor sebesar 735,962.9 US$ pada tahun 2025, mengalami penurunan sebesar 71.29% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata nilai ekspor tiga tahun terakhir (2023-2025) Nusa Tenggara Barat sebesar 2,563,713.2 US$, sehingga nilai tahun 2025 jauh lebih rendah sekitar 71.29%. Peringkat Nusa Tenggara Barat di wilayah Nusa Tenggara dan Bali pada 2025 adalah ke-1, sedangkan peringkat nasionalnya berada di posisi ke-25, yang merupakan peringkat terendah di antara semua provinsi dalam data perbandingan. Selisih nilai ekspor dengan tahun sebelumnya sebesar 1,827,750.3 US$ penurunan, yang merupakan penurunan paling besar di antara semua provinsi dalam data perbandingan. Dibandingkan dengan Kalimantan Utara, nilai ekspor Nusa Tenggara Barat lebih rendah sekitar 412,632.9 US$, sehingga menjadi provinsi dengan nilai ekspor terendah di antara semua provinsi dalam data perbandingan pada tahun 2025. Tren nilai ekspor Nusa Tenggara Barat selama tiga tahun terakhir menunjukkan penurunan yang sangat tajam, dengan penurunan tahun 2023 sebesar 50.02%, tahun 2024 sebesar 60.35%, dan tahun 2025 sebesar 71.29%.