Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata tingkat tracing (rasio kontak erat/kasus konfirmasi/ minggu) di NTB sebesar 15,39 persen, update data per Sabtu, 26 Februari 2022. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 4,74 persen.
Lombok barat adalah kabupaten di urutan pertama dengan tracing tertinggi sebesar 33,18 persen. Kondisi tracing di kabupaten ini memperlihatkan ada kemajuan dengan adanya penurunan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat 34,3 persen.
(Baca: Update Vaksinasi : Dosis 3 di Kota Bandung Sudah 13,25% (Minggu, 27 Februari 2022))
Sebaliknya untuk Lombok Timur, data Kementerian Kesehatan memperlihatkan tracing sebesar 19,33 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang baru 20,59 persen. Di urutan berikutnya Dompu. Kabupaten di provinsi NTB ini mencatatkan tracing sebesar 15 persen
(Baca: Daftar Kabupaten/Kota dengan Cakupan Vaksinasi 1 Lansia Tertinggi di Sumatera Selatan (Jumat, 25 Februari 2022))
Kota Bima dan kota Mataram berada di posisi selanjutnya dengan catatan tracing sebesar 13,03 persen dan 13,02 persen.
Secara nasional, rata-rata tracing di 34 provinsi saat ini mulai terlihat turun dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka 5,13 persen.