Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata upah bersih sebulan pekerja formal pengadaan listrik dan gas di Provinsi Papua pada semester pertama tahun 2025 (per Februari 2025) sebesar Rp4,815,704. Dibandingkan semester sebelumnya (Agustus 2024), nilai ini mengalami kenaikan sebesar Rp55,704 atau pertumbuhan 1,17 persen. Dalam lima semester terakhir (mulai Februari 2023 hingga Februari 2025), nilai upah bersih ini menunjukkan fluktuasi yang signifikan: terjadi kenaikan tertinggi sebesar Rp2,576,299 (pertumbuhan 50,52 persen) pada Februari 2023 dibandingkan Desember 2022, dan penurunan terendah sebesar Rp2,101,410.35 (pertumbuhan minus 27,38 persen) pada Februari 2024 dibandingkan Februari 2023. Rata-rata nilai upah bersih selama tiga semester terakhir (Agustus 2024, Februari 2024, Februari 2025) adalah Rp5,383,273.88, sedangkan rata-rata lima semester terakhir adalah Rp5,560,875.73, menunjukkan bahwa nilai semester terakhir Februari 2025 berada di bawah kedua rata-rata tersebut. Ranking Provinsi Papua menurut pulau pada Februari 2025 adalah urutan ke-2, turun satu tingkat dari urutan ke-1 pada Agustus 2024, dan ranking seindonesia berada di urutan ke-16.
(Baca: Rata-Rata Upah atau Gaji Bersih Sebulan Pekerja Formal (Total) di Sumatera Selatan | 2025)
Pada semester pertama 2025, Provinsi Papua berada di urutan ke-2 di pulau Papua, di belakang Provinsi Papua Selatan yang memiliki nilai upah bersih sebesar Rp4,483,736. Dibandingkan ranking seindonesia, Provinsi Papua berada di posisi ke-16, sementara provinsi lain seperti Sulawesi Tenggara berada di urutan ke-13 dengan nilai Rp5,264,766, dan Kalimantan Utara di urutan ke-19 dengan nilai Rp4,456,038. Pertumbuhan upah bersih Papua sebesar 1,17 persen lebih rendah dibandingkan Sulawesi Selatan yang memiliki pertumbuhan 10,69 persen, tetapi lebih tinggi daripada Sumatera Selatan yang mengalami penurunan sebesar 16,94 persen pada semester yang sama.
Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Tenggara menempati ranking ke-13 seindonesia untuk rata-rata upah bersih pekerja formal pengadaan listrik dan gas pada semester pertama 2025, dengan nilai sebesar Rp5,264,766. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar Rp2,179,401.1 dibandingkan semester sebelumnya, atau pertumbuhan 70,64 persen yang menjadi pertumbuhan tertinggi di antara provinsi perbandingan. Dibandingkan dua semester sebelumnya, nilai upah bersih di Sulawesi Tenggara pada semester ini adalah Rp5,264,766, naik sebesar Rp2,144,376.39 dibandingkan nilai dua semester sebelumnya sebesar Rp3,120,389.61. Ranking provinsi ini di pulau Sulawesi adalah urutan ke-1, di atas Sulawesi Selatan yang berada di urutan ke-18 seindonesia. Pertumbuhan yang tinggi ini membuat nilai upah bersih Sulawesi Tenggara melebihi rata-rata nilai provinsi lain dalam perbandingan, dan menjadi satu-satunya provinsi di kelompok ini yang memiliki pertumbuhan di atas 50 persen pada semester ini.
Sumatera Selatan
Provinsi Sumatera Selatan berada di ranking ke-14 seindonesia untuk rata-rata upah bersih pekerja formal pengadaan listrik dan gas pada semester pertama 2025, dengan nilai sebesar Rp5,003,443. Nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp1,020,684.07 dibandingkan semester sebelumnya, atau pertumbuhan minus 16,94 persen yang menjadi penurunan terbesar di antara provinsi perbandingan. Dibandingkan dua semester sebelumnya, nilai upah bersih di Sumatera Selatan pada semester ini adalah Rp5,003,443, naik sebesar Rp738,060.81 dibandingkan nilai dua semester sebelumnya sebesar Rp4,265,382.19. Ranking provinsi ini di pulau Sumatera adalah urutan ke-5, di bawah Kepulauan Bangka Belitung yang berada di urutan ke-15 seindonesia. Penurunan nilai semester ini membuat upah bersih Sumatera Selatan berada di bawah nilai semester sebelumnya yang sebesar Rp6,024,127.07, tetapi masih di atas nilai dua semester sebelumnya, menunjukkan bahwa penurunan ini hanya terjadi pada satu semester terakhir setelah periode kenaikan sebelumnya.
Kep. Bangka Belitung
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja di Banten | 2025)
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menempati ranking ke-15 seindonesia untuk rata-rata upah bersih pekerja formal pengadaan listrik dan gas pada semester pertama 2025, dengan nilai sebesar Rp4,969,135. Nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp570,608.06 dibandingkan semester sebelumnya, atau pertumbuhan minus 10,3 persen. Dibandingkan dua semester sebelumnya, nilai upah bersih di Kepulauan Bangka Belitung pada semester ini adalah Rp4,969,135, turun sebesar Rp2,586,543.23 dibandingkan nilai dua semester sebelumnya sebesar Rp7,555,678.23. Ranking provinsi ini di pulau Sumatera adalah urutan ke-6, di bawah Sumatera Selatan yang berada di urutan ke-14 seindonesia. Penurunan nilai semester ini membuat upah bersih Kepulauan Bangka Belitung berada di bawah nilai semester sebelumnya dan juga di bawah nilai dua semester sebelumnya, menunjukkan tren penurunan yang berkelanjutan dalam dua semester terakhir setelah mencapai puncak nilai pada dua semester sebelumnya.
Papua Selatan
Provinsi Papua Selatan berada di ranking ke-17 seindonesia untuk rata-rata upah bersih pekerja formal pengadaan listrik dan gas pada semester pertama 2025, dengan nilai sebesar Rp4,483,736. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar Rp294,714.04 dibandingkan semester sebelumnya, atau pertumbuhan 7,04 persen. Dibandingkan dua semester sebelumnya, nilai upah bersih di Papua Selatan pada semester ini adalah Rp4,483,736, naik sebesar Rp1,363,337.41 dibandingkan nilai dua semester sebelumnya sebesar Rp3,120,398.59. Ranking provinsi ini di pulau Papua adalah urutan ke-1, di atas Provinsi Papua yang berada di urutan ke-16 seindonesia. Kenaikan nilai semester ini membuat upah bersih Papua Selatan melebihi nilai semester sebelumnya dan juga nilai dua semester sebelumnya, menunjukkan tren kenaikan yang stabil dalam dua semester terakhir, meskipun nilai absolutnya masih di bawah Provinsi Papua.
Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Selatan menempati ranking ke-18 seindonesia untuk rata-rata upah bersih pekerja formal pengadaan listrik dan gas pada semester pertama 2025, dengan nilai sebesar Rp4,473,691. Nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp846,776.74 dibandingkan semester sebelumnya, atau pertumbuhan minus 15,92 persen. Dibandingkan dua semester sebelumnya, nilai upah bersih di Sulawesi Selatan pada semester ini adalah Rp4,473,691, turun sebesar Rp2,138,457.23 dibandingkan nilai dua semester sebelumnya sebesar Rp6,612,148.24. Ranking provinsi ini di pulau Sulawesi adalah urutan ke-2, di bawah Sulawesi Tenggara yang berada di urutan ke-13 seindonesia. Penurunan nilai semester ini membuat upah bersih Sulawesi Selatan berada di bawah nilai semester sebelumnya dan juga nilai dua semester sebelumnya, menunjukkan tren penurunan yang berkelanjutan dalam dua semester terakhir setelah mencapai puncak nilai pada dua semester sebelumnya.
Kalimantan Utara
Provinsi Kalimantan Utara berada di ranking ke-19 seindonesia untuk rata-rata upah bersih pekerja formal pengadaan listrik dan gas pada semester pertama 2025, dengan nilai sebesar Rp4,456,038. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar Rp430,226.96 dibandingkan semester sebelumnya, atau pertumbuhan 10,69 persen yang menjadi pertumbuhan tertinggi kedua di antara provinsi perbandingan setelah Sulawesi Tenggara. Dibandingkan dua semester sebelumnya, nilai upah bersih di Kalimantan Utara pada semester ini adalah Rp4,456,038, naik sebesar Rp1,238,149 dibandingkan nilai dua semester sebelumnya sebesar Rp3,217,889. Ranking provinsi ini di pulau Kalimantan adalah urutan ke-2, meskipun berada di ranking terendah seindonesia di kelompok perbandingan. Kenaikan nilai semester ini membuat upah bersih Kalimantan Utara melebihi nilai semester sebelumnya dan juga nilai dua semester sebelumnya, menunjukkan tren kenaikan yang stabil dalam dua semester terakhir, meskipun nilai absolutnya masih di bawah provinsi lain dalam kelompok perbandingan.