Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir di Sumatera Utara sebesar 0,34 persen, update data per Kamis, 30 Maret 2023. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 1,94 persen.
(Baca: Harga Daging Ayam di Nusa Tenggara Timur Termahal Nasional (Jumat, 31 Maret 2023))
Asahan adalah kabupaten di urutan pertama dengan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir tertinggi sebesar 2,82 persen. Kondisi positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir di kabupaten ini terlihat belum membaik karena terjadi peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat 2,7 persen.
Kondisi yang sama terjadi di Langkat yang mencatatkan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir sebesar 2,56 persen. Di kabupaten ini, positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir juga terlihat lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang tidak dilaporkan adanya positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir. Di urutan berikutnya kota Pematangsiantar. Kabupaten di provinsi Sumatera Utara ini mencatatkan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir sebesar 1,96 persen
(Baca: Harga Cabai Merah Keriting di Nusa Tenggara Timur Rp 119,9 Ribu per Kg (Jumat, 31 Maret 2023))
Toba Samosir dan Deli Serdang berada di posisi selanjutnya dengan catatan positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir sebesar 1,54 persen dan 1,22 persen.
Secara nasional, rata-rata positivity rate aglomerasi tujuh hari terakhir di 34 provinsi saat ini dalam tren naik dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka 1,66 persen.