Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 4,99 juta kasus pada Minggu, 25 Desember 2022. Togo mencatatkan penambahan kasus Omicron tertinggi di dengan pertumbuhan mingguan mencapai 23,55 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 341 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 23,55 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Afrika Seminggu 12 Jiwa, Tertinggi di Tunisia)
Setelahnya Ghana di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di negara ini tumbuh 21,07 persen. Sedangkan untuk data harian angka penambahan kasus Omicron di negara ini naik 21,07 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat 1.457 jiwa.
Selanjutnya, penambahan kasus Omicron di Spanyol naik 13,98 persen menjadi 87.699 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, Republic of the Congo dengan penambahan kasus Omicron 108 kasus (naik 9,09%) dan Cina (RRC - Tiongkok) dengan penambahan kasus Omicron 736 kasus (naik 6,82%)
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Asia Seminggu 3.180 Jiwa, Tertinggi di Makau)
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 31.307 kasus atau naik 0,42 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.