Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase angkatan kerja terhadap jumlah penduduk usia kerja Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2025 sebesar 70.56 Persen, mengalami kenaikan sebesar 0.81 Persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 69.75 Persen, dengan pertumbuhan sebesar 1.16 Persen. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) yang sebesar 69.60 Persen, nilai tahun 2025 menunjukkan peningkatan. Sementara itu, dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) yang sebesar 70.03 Persen, nilai tahun 2025 juga sedikit lebih tinggi. Kenaikan tertinggi dalam rentang 2008-2025 terjadi pada tahun 2012, di mana nilai naik dari 71.73 Persen menjadi 73.35 Persen dengan pertumbuhan 2.27 Persen. Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada tahun 2013, di mana nilai turun dari 73.35 Persen menjadi 71.91 Persen dengan pertumbuhan negatif turun 1.97 Persen. Pada tahun 2025, Sumatera Selatan menempati peringkat ke-4 di pulau Sumatera, naik dua peringkat dari tahun 2024 yang berada di peringkat ke-6. Secara nasional, provinsi ini berada di peringkat ke-14 pada tahun 2025, meningkat empat peringkat dari peringkat ke-18 tahun sebelumnya.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Bali 2018 - 2024)
Papua Barat
Papua Barat menempati peringkat ke-11 secara nasional dan peringkat ke-3 di pulau Papua pada tahun 2025 untuk indikator persentase angkatan kerja terhadap jumlah penduduk usia kerja, dengan nilai tahun terakhir sebesar 71.45 Persen. Dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 75.1 Persen, nilai ini mengalami penurunan sebesar 3.65 Persen dengan pertumbuhan negatif turun 4.86 Persen. Nilai dua tahun sebelumnya sebesar 69.36 Persen, sehingga nilai tahun 2025 masih lebih tinggi dibandingkan dua tahun sebelumnya, meskipun terjadi penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar 72.27 Persen, yang menunjukkan bahwa setelah mencapai puncak pada tahun 2024, Papua Barat mengalami penurunan yang cukup besar pada tahun 2025. Posisinya secara nasional turun beberapa peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, namun tetap berada di peringkat tengah di pulau Papua.
Lampung
Lampung menempati peringkat ke-12 secara nasional dan peringkat ke-2 di pulau Sumatera pada tahun 2025 dengan nilai persentase angkatan kerja sebesar 71.16 Persen. Dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 71.51 Persen, nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 0.35 Persen dengan pertumbuhan negatif turun 0.49 Persen. Nilai dua tahun sebelumnya sebesar 72.07 Persen, sehingga nilai tahun 2025 lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya. Rata-rata tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar 71.58 Persen, yang menunjukkan bahwa nilai Lampung cenderung stabil dengan fluktuasi kecil selama tiga tahun terakhir, di mana nilai hanya bergerak dalam rentang 0.91 Persen. Peringkat nasional Lampung tetap sama dengan tahun sebelumnya, sedangkan peringkat di pulau Sumatera tetap di posisi ke-2, di bawah provinsi lain di Sumatera yang memiliki nilai lebih tinggi.
Sumatera Barat
Sumatera Barat menempati peringkat ke-13 secara nasional dan peringkat ke-3 di pulau Sumatera pada tahun 2025 dengan nilai persentase angkatan kerja sebesar 70.95 Persen. Dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 70.44 Persen, nilai ini mengalami kenaikan sebesar 0.51 Persen dengan pertumbuhan sebesar 0.72 Persen. Nilai dua tahun sebelumnya sebesar 69.96 Persen, sehingga nilai tahun 2025 lebih tinggi dibandingkan dua tahun sebelumnya. Rata-rata tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar 70.83 Persen, yang menunjukkan bahwa nilai Sumatera Barat cenderung meningkat secara bertahap selama tiga tahun terakhir. Peringkat nasional Sumatera Barat naik satu peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan peringkat di pulau Sumatera tetap di posisi ke-3, di bawah Lampung dan provinsi lain di Sumatera yang memiliki nilai lebih tinggi.
(Baca: Jumlah Rumah Ibadah : Pura (Hindu) di Kalimantan Utara | 2025)
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tengah menempati peringkat ke-15 secara nasional dan peringkat ke-2 di pulau Sulawesi pada tahun 2025 dengan nilai persentase angkatan kerja sebesar 70.51 Persen. Dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 68.53 Persen, nilai ini mengalami kenaikan sebesar 1.98 Persen dengan pertumbuhan sebesar 2.89 Persen. Nilai dua tahun sebelumnya sebesar 70.19 Persen, sehingga nilai tahun 2025 sedikit lebih tinggi dibandingkan dua tahun sebelumnya. Rata-rata tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar 69.84 Persen, yang menunjukkan bahwa nilai Sulawesi Tengah mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2025 setelah mengalami penurunan pada tahun 2024. Peringkat nasional Sulawesi Tengah naik tiga peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan peringkat di pulau Sulawesi tetap di posisi ke-2, di bawah provinsi lain di Sulawesi yang memiliki nilai lebih tinggi.
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan menempati peringkat ke-16 secara nasional dan peringkat ke-1 di pulau Kalimantan pada tahun 2025 dengan nilai persentase angkatan kerja sebesar 70.41 Persen. Dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 69.55 Persen, nilai ini mengalami kenaikan sebesar 0.86 Persen dengan pertumbuhan sebesar 1.24 Persen. Nilai dua tahun sebelumnya sebesar 69.53 Persen, sehingga nilai tahun 2025 lebih tinggi dibandingkan dua tahun sebelumnya. Rata-rata tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar 69.83 Persen, yang menunjukkan bahwa nilai Kalimantan Selatan cenderung meningkat secara bertahap selama tiga tahun terakhir. Peringkat nasional Kalimantan Selatan naik satu peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, dan tetap memegang posisi teratas di pulau Kalimantan dengan nilai yang lebih tinggi dibandingkan provinsi lain di Kalimantan.
Papua
Papua menempati peringkat ke-17 secara nasional dan peringkat ke-4 di pulau Papua pada tahun 2025 dengan nilai persentase angkatan kerja sebesar 70.38 Persen. Dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 71.5 Persen, nilai ini mengalami penurunan sebesar 1.12 Persen dengan pertumbuhan negatif turun 1.57 Persen. Nilai dua tahun sebelumnya sebesar 76.79 Persen, sehingga nilai tahun 2025 jauh lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya. Rata-rata tiga tahun terakhir (2023-2025) sebesar 72.89 Persen, yang menunjukkan bahwa nilai Papua mengalami penurunan yang cukup besar selama tiga tahun terakhir, dari 76.79 Persen pada tahun 2023 menjadi 70.38 Persen pada tahun 2025. Peringkat nasional Papua turun beberapa peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, dan posisinya di pulau Papua berada di bawah provinsi lain seperti Papua Barat yang memiliki nilai lebih tinggi.