Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 5,08 juta kasus pada Rabu, 05 Oktober 2022. Berdasarkan data GISAID, Nikaragua tercatat memiliki penambahan kasus Omicron terbanyak, yaitu 15 kasus. Jumlah total kasus varian Omicron di Nikaragua saat ini setara dengan 0 persen dari total kasus di dunia.
(Baca: 10 Negara dengan Kasus Omicron Terbanyak di Dunia (Selasa, 04 Oktober 2022))
Setelahnya Puerto Rico di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di negara ini tumbuh 10,18 persen. Jumlah penambahan kasus Omicron di negara ini dilaporkan 8.853 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah penambahan kasus Omicron terlihat naik 9,22 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 8.106 jiwa.
Berikutnya, Aljazair dengan penambahan kasus Omicron 221 kasus (naik 9,95%), penambahan kasus Omicron di Guatemala naik 8,97 persen menjadi 1.130 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan penambahan kasus Omicron di Singapura naik 5,58 persen menjadi 12.958 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
(Baca: Pertumbuhan Omicron Mingguan, Tertinggi di Negara Yunani (Selasa, 04 Oktober 2022))
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data kemarin tercatat ada 23.465 kasus atau naik 0,71 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.