Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Rokan Hilir pada Desember 2025, bertambah 0,1 persen menjadi 4,41 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Musi Rawas Utara 99.844 dan Angka Pengangguran 4,78 Persen)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2018 sebesar 6,09% dan terendah pernah tercatat pada 2021 silam sebesar 3,25%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Kepulauan Meranti 5,43 Persen)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 199 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Rokan Hilir mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 318,39 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 772 pekerja menjadi 322,26 ribu pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Rokan Hilir mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 304,32 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 310,2 ribu pekerja pada tahun 2025.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Rokan Hilir tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang naik signifikan di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,74 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 1,69 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Riau pada 2025 yakni :
- Kabupaten Kepulauan Meranti 5,43 persen
- Kabupaten Bengkalis 5,32 persen
- Kabupaten Siak 5,3 persen
- Kota Pekanbaru 5,25 persen
- Kabupaten Kampar 4,57 persen
- Kota Dumai 4,51 persen
- Kabupaten Rokan Hilir 4,41 persen
- Kabupaten Rokan Hulu 3,17 persen
- Kabupaten Indragiri Hilir 3,01 persen
- Kabupaten Kuantan Singingi 2,84 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Pelalawan 2,42 persen
- Kabupaten Indragiri Hulu 2,59 persen
- Kabupaten Kuantan Singingi 2,84 persen
- Kabupaten Indragiri Hilir 3,01 persen
- Kabupaten Rokan Hulu 3,17 persen
- Kabupaten Rokan Hilir 4,41 persen
- Kota Dumai 4,51 persen
- Kabupaten Kampar 4,57 persen
- Kota Pekanbaru 5,25 persen
- Kabupaten Siak 5,3 persen