Jumlah pekerja di Kota Tanjung Balai mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 87.857 pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 6.885 pekerja menjadi 96.366 pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Tana Toraja | 2004 - 2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Tanjung Balai mencapai 3,81 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,27 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 4,08 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya turun 0,66 persen .
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Tanjung Balai mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 91.966 pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 99.593 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 262 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Tanjung Balai berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,76 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,91 persen .
Data Kependudukan di Kota Tanjung Balai:
Jumlah penduduk di Kota Tanjung Balai tercatat 187,59 ribu jiwa data per 2025. Angka ini terus turun. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 1,37%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Sumatera Utara, jumlah penduduk Kota Tanjung Balai berada di urutan 24, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 115.
(Baca: 32,6% Penduduk di Kabupaten Waropen Masuk Kategori Miskin)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Tanjung Balai pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 16,56 ribu jiwa (8,83%)
- Umur 5-9 tahun 18,01 ribu jiwa (9,6%)
- Umur 10-14 tahun 18,47 ribu jiwa (9,85%)
- Umur 15-19 tahun 18,07 ribu jiwa (9,63%)
- Umur 20-24 tahun 15,77 ribu jiwa (8,4%)
- Umur 25-29 tahun 13,69 ribu jiwa (7,3%)
- Umur 30-34 tahun 13,6 ribu jiwa (7,25%)
- Umur 35-39 tahun 13,92 ribu jiwa (7,42%)
- Umur 40-44 tahun 12,77 ribu jiwa (6,81%)
- Umur 45-49 tahun 11,34 ribu jiwa (6,04%)
- Umur 50-54 tahun 9.808,094792914986 jiwa (5,23%)
- Umur 55-59 tahun 8.317,85152951948 jiwa (4,43%)
- Umur 60-64 tahun 7.440,8572669822925 jiwa (3,97%)
- Umur 65-69 tahun 5.004,223557542038 jiwa (2,67%)
- Umur 70-74 tahun 2.688,0244371084714 jiwa (1,43%)
- Umur lebih dari 75 tahun 2.133,5295497188736 jiwa (1,14%)