Jumlah pekerja di Kabupaten Klaten dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 623,12 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 655,51 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 738,06 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Impor Reaktor Nuklir Indonesia dari Polandia. Turun Menjadi US$ 61,49 Juta)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Klaten mencapai 3,97% pada 2024. Angka ini berkurang 0,23% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 4,2%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,34%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Klaten mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 651,18 ribu pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 768,59 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 243 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Klaten tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,11 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,7 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Klaten:
Jumlah penduduk di Kabupaten Klaten tercatat 1,3 juta jiwa data per 2024. Angka ini dalam 19 tahun berurutan terus naik. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 2,04%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,3%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Jawa Tengah, kabupaten/kota ini berada di urutan 11, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 48.
(Baca: 99,6% Penduduk di Kabupaten Soppeng Beragama Islam)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Klaten pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 66,71 ribu jiwa (5,13%)
- Umur 5-9 tahun 91,16 ribu jiwa (7,01%)
- Umur 10-14 tahun 97,02 ribu jiwa (7,46%)
- Umur 15-19 tahun 98,64 ribu jiwa (7,59%)
- Umur 20-24 tahun 95,31 ribu jiwa (7,33%)
- Umur 25-29 tahun 90,26 ribu jiwa (6,94%)
- Umur 30-34 tahun 87,2 ribu jiwa (6,71%)
- Umur 35-39 tahun 87,37 ribu jiwa (6,72%)
- Umur 40-44 tahun 100,06 ribu jiwa (7,7%)
- Umur 45-49 tahun 94,22 ribu jiwa (7,25%)
- Umur 50-54 tahun 87,25 ribu jiwa (6,71%)
- Umur 55-59 tahun 85,47 ribu jiwa (6,57%)
- Umur 60-64 tahun 71,25 ribu jiwa (5,48%)
- Umur 65-69 tahun 55,79 ribu jiwa (4,29%)
- Umur 70-74 tahun 39,44 ribu jiwa (3,03%)
- Umur lebih dari 75 tahun 52,99 ribu jiwa (4,08%)