Impor Reaktor Nuklir Indonesia dari Polandia. Turun Menjadi US$ 61,49 Juta
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indonesia membukukan impor dengan Polandia. US$ 224,96 juta data per Desember 2023. Nilai turun drastis 5,65% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 238,43 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Polandia. impor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah impor Indonesia adalah US$ 140,68 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 285,31 juta.
(Baca: Tingkat Penghunian Kamar Periode 2013-2024)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Polandia. 65 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat 73 produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Polandia. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik
- Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya
- Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. .
- Produk susu
- Minyak esensial dan resinoid
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengimpor Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik. Dalam klasifikasi tradmap, Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik masuk kategori produk HS dengan kode 84. Produk ini merupakan jenis barang impor yang dikelompokkan bersama dengan suku cadang.
Pada 2023, Indonesia tercatat mengimpor senilai US$ 61,49 juta. Nilai impor Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik; suku cadang. ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 72.111 ribu.
(Baca: Desember 2025, Jumlah Penduduk Miskin di Kalimantan Timur 202,04 Ribu Jiwa)
Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Mesin dan peralatan listrik serta suku cadangnya. Nilai impor dari Polandia. pada 2023 tercatat US$ 31,1 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 40.355 ribu.
Impor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. . dari negara ini merupakan yang terbesar. Pada 2023, Indonesia tercatat melakukan impor senilai US$ 23,44 juta. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. . adalah Amerika Serikat. Jerman. China. Belanda. dan Jepang.
Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari satu negara. Impor Produk susu dari negara ini merupakan yang terbesar. Pada 2023, Indonesia tercatat melakukan impor sebanyak US$ 13,75 juta. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Jerman. Belanda. Selandia Baru. Prancis. dan Amerika Serikat.
Impor Minyak esensial dan resinoid dari Polandia. saat ini merupakan yang terbesar. Dari negara ini, Indonesia melakukan impor senilai US$ 9,78 juta. Negara lainnya yang menjadi andalan impor Minyak esensial dan resinoid dengan nilai terbesar adalah Prancis. Amerika Serikat. Jerman. Irlandia. dan Singapura.