Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Banjar mencapai 5,44% pada 2024. Angka ini bertambah 0,01% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 5,43%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,08%.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 6,73% dan terendah pernah tercatat pada 2023 silam sebesar 5,43%.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Tanggerang | 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 123 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Banjar mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 94.831 pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 109,6 ribu pekerja pada tahun 2024.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kota Jakarta Timur pada 2024)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Banjar mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 89.588 pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 627 pekerja menjadi 103,64 ribu pekerja pada tahun 2024.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Banjar tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,48 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,71 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Jawa Barat pada 2024 yakni :
- Kota Cimahi 8,97%
- Kabupaten Bekasi 8,82%
- Kota Sukabumi 8,34%
- Kota Bogor 8,13%
- Kabupaten Karawang 8,04%
- Kota Bekasi 7,82%
- Kabupaten Kuningan 7,78%
- Kota Bandung 7,4%
- Kabupaten Bogor 7,34%
- Kabupaten Purwakarta 7,34%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Pangandaran 1,58%
- Kabupaten Ciamis 3,37%
- Kabupaten Tasikmalaya 3,74%
- Kabupaten Majalengka 4,01%
- Kota Banjar 5,44%
- Kabupaten Cianjur 5,99%
- Kabupaten Sumedang 6,16%
- Kabupaten Indramayu 6,25%
- Kota Depok 6,27%
- Kota Cirebon 6,29%