Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Tangerang pada tahun 2024 mencapai 74897 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 17,5 persen dibandingkan tahun 2023. Pada tahun 2023 sebelumnya, pengeluaran untuk kategori ini tercatat sebesar 63763 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Bulan April, Inflasi Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Mataram Mencapai 0,91%)
Secara historis selama periode 2018 sampai 2024, pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2018 tercatat 58454 rupiah, kemudian turun sebesar 24,9 persen pada tahun 2019 menjadi 43895 rupiah. Setelah tahun 2019, nilai pengeluaran ini naik secara bertahap sampai tahun 2022 yang mencapai 71306 rupiah, sebelum turun sedikit pada tahun 2023, lalu kembali naik pada tahun 2024.
Pengeluaran perawatan kulit Kabupaten Tangerang tahun 2024 menempati urutan ke 4 dari seluruh 8 kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Di atas wilayah ini berturut-turut adalah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kota Cilegon. Secara nasional, nilai pengeluaran ini menempati peringkat ke 123 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Jika dibandingkan dengan pos pengeluaran rumah tangga lainnya, pengeluaran perawatan kulit setara dengan 25,6 persen dari pengeluaran sabun mandi, 241 persen dari pengeluaran rata-rata kecantikan umum, dan 26,9 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau per kapita per bulan. Nilai ini juga setara dengan 10 persen dari total pengeluaran aneka barang dan jasa rumah tangga di wilayah ini.
Badan Pusat Statistik juga mencatat pertumbuhan pengeluaran perawatan kulit Kabupaten Tangerang pada tahun 2024 menjadi yang tertinggi kedua di seluruh wilayah Banten. Hanya Kabupaten Lebak yang mencatat pertumbuhan lebih tinggi yaitu sebesar 12 persen. Sementara itu tiga wilayah teratas di provinsi ini justru mencatat penurunan nilai pengeluaran pada kategori yang sama, yaitu Kota Tangerang Selatan turun 2,4 persen, Kota Tangerang turun 30,3 persen dan Kota Cilegon naik 8,6 persen.
Kota Tangerang Selatan
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Slovenia 2015 - 2024)
Kota Tangerang Selatan menempati urutan pertama seluruh wilayah Banten untuk nilai pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dengan nilai 157771 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini juga menempati urutan pertama untuk total pengeluaran bukan makanan sebesar 1627012 rupiah per kapita, serta urutan kedua untuk pengeluaran makanan. Meskipun menjadi wilayah dengan nilai pengeluaran tertinggi, kategori perawatan kulit justru mencatat penurunan sedikit sebesar 2,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kota Tangerang
Kota Tangerang berada pada urutan kedua provinsi untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dengan nilai 126544 rupiah per kapita. Wilayah ini mencatat penurunan sebesar 30,3 persen untuk kategori ini dibandingkan tahun 2023. Untuk total pengeluaran makanan, Kota Tangerang justru menempati urutan pertama seluruh Banten dengan nilai 1147701 rupiah per kapita per bulan, disusul pertumbuhan sebesar 8,1 persen pada tahun tersebut.
Kota Cilegon
Kota Cilegon menempati urutan ketiga untuk pengeluaran perawatan kulit seluruh Banten dengan nilai 79618 rupiah per kapita pada tahun 2024. Wilayah ini mencatat kenaikan sebesar 8,6 persen untuk kategori perawatan kulit. Untuk total pengeluaran bukan makanan, Kota Cilegon mencatat pertumbuhan paling tinggi sebesar 38,4 persen pada tahun 2024, dengan nilai total mencapai 1107904 rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Serang
Kabupaten Serang berada pada urutan kelima untuk pengeluaran perawatan kulit di Provinsi Banten tahun 2024 dengan nilai 54163 rupiah per kapita. Wilayah ini mencatat kenaikan sebesar 8,1 persen untuk kategori ini. Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Serang menempati urutan ketujuh seluruh provinsi, dengan pertumbuhan sebesar 8,9 persen pada tahun 2024.