Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Balangan pada tahun 2024 mencapai 61758 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 14,1 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 71865 Rupiah. Sepanjang periode pencatatan tahun 2018 sampai 2024, pengeluaran tercatat bergerak naik turun dengan lonjakan paling besar terjadi pada tahun 2022 yang tumbuh 151,3 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Sragen | 2024)
Dari total pengeluaran per kapita sebulan, biaya perawatan kulit menyumbang sekitar 2,9 persen dari seluruh pengeluaran masyarakat, 4,4 persen dari pengeluaran bukan makanan, serta 13,3 persen dari total pengeluaran untuk kategori kecantikan. Nilai pengeluaran perawatan kulit ini juga mendekati angka pengeluaran untuk sabun mandi yang mencapai rata-rata 51210 Rupiah per kapita per bulan.
Sepanjang tujuh tahun pencatatan, pengeluaran perawatan kulit Kabupaten Balangan pernah menyentuh angka tertinggi pada tahun 2022 sebesar 72453 Rupiah. Sebelum lonjakan pada tahun 2022, nilai pengeluaran perawatan kulit secara konsisten berada di kisaran 22 ribu sampai 29 ribu Rupiah selama empat tahun berturut-turut mulai tahun 2018. Terjadi anomali kenaikan lebih dari dua kali lipat pada tahun 2022 yang tidak terjadi pada periode tahun lainnya.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Balangan menempati urutan ke 4 untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Tiga wilayah yang berada di atas Kabupaten Balangan berturut-turut adalah Kota Banjarmasin dengan 133196 Rupiah, Kabupaten Tapin 67607 Rupiah, dan Kabupaten Tanah Bumbu 62449 Rupiah. Secara nasional, Kabupaten Balangan menempati peringkat 198 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Kota Banjarmasin
Kota Banjarmasin mencatatkan pengeluaran perawatan kulit tertinggi se-Kalimantan Selatan pada tahun 2024 dengan nilai mencapai 133196 Rupiah per kapita per bulan, tumbuh 83,2 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini juga menempati urutan kedua untuk total pengeluaran bukan makanan sebesar 950619 Rupiah yang tumbuh 12,3 persen, serta urutan ketiga untuk total pengeluaran keseluruhan masyarakat. Pertumbuhan pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini menjadi yang tertinggi kedua se-provinsi setelah Kabupaten Barito Kuala.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Mamuju Tengah 1,58%)
Kabupaten Tapin
Kabupaten Tapin menempati urutan kedua pengeluaran perawatan kulit se-provinsi tahun 2024 dengan nilai 67607 Rupiah, tumbuh 16,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini juga mencatatkan pertumbuhan pengeluaran makanan tertinggi se-provinsi sebesar 28 persen pada tahun yang sama, dengan total pengeluaran makanan per kapita mencapai 912105 Rupiah per bulan. Untuk total pengeluaran keseluruhan, Kabupaten Tapin berada di urutan kelima se-Kalimantan Selatan.
Kabupaten Tanah Bumbu
Kabupaten Tanah Bumbu berada di urutan ketiga untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dengan nilai 62449 Rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 22,4 persen dari tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati urutan kedua untuk total pengeluaran keseluruhan masyarakat sebesar 1829769 Rupiah per kapita per bulan, serta urutan kedua untuk pengeluaran makanan. Pertumbuhan pengeluaran bukan makanan di wilayah ini tercatat sebesar 10,2 persen pada tahun 2024.
Apabila dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir, nilai pengeluaran perawatan kulit Kabupaten Balangan tahun 2024 masih tercatat 57 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata periode 2018 sampai 2021. Penurunan yang terjadi dua tahun berturut-turut setelah tahun 2022 tidak membuat nilai pengeluaran kembali ke level sebelum tahun 2022. Seluruh wilayah di Kalimantan Selatan secara umum juga mencatatkan pola pergerakan yang serupa untuk kategori pengeluaran perawatan kulit.