Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk perawatan kulit di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan pada tahun 2024 sebesar 61.758 rupiah per kapita per bulan. Pengeluaran ini mengalami penurunan sebesar 14,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 71.865 rupiah. Informasi ini berasal dari data Susenas yang diolah oleh BPS.
(Baca: Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Laptop Kota Periode 2013-2024)
Bandingkan dengan total pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di Kabupaten Balangan yang mencapai 210.964 rupiah, pengeluaran untuk perawatan kulit menyumbang sekitar 29,27 persen dari total tersebut. Sementara itu, pengeluaran untuk perawatan kulit juga sekitar 132,89 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan yang sebesar 46.474 rupiah. Pengeluaran untuk makanan jadi di kabupaten ini jauh lebih tinggi, yaitu 285.097 rupiah per kapita sebulan, yang menunjukkan bahwa kebutuhan primer masih menjadi prioritas utama masyarakat.
Melihat data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk perawatan kulit di Kabupaten Balangan mengalami fluktuasi yang cukup signifikan. Tahun 2019, pengeluaran turun sebesar 18 persen menjadi 22.263 rupiah dari tahun 2018 yang sebesar 27.164 rupiah. Kemudian naik sebesar 30 persen pada tahun 2020 menjadi 28.931 rupiah, sedikit turun sebesar 0,3 persen pada tahun 2021 menjadi 28.834 rupiah, dan mengalami kenaikan tertinggi sebesar 151,3 persen pada tahun 2022 menjadi 72.453 rupiah. Tahun 2023, pengeluaran sedikit turun sebesar 0,8 persen menjadi 71.865 rupiah, sebelum turun sebesar 14,1 persen pada tahun 2024.
Berdasarkan data BPS, Kabupaten Balangan menempati rank ke-4 dalam pengeluaran untuk perawatan kulit di antara kabupaten/kota seprovinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2024. Rank ini berada di bawah Kabupaten Tanah Bumbu (rank ke-3), Kabupaten Tapin (rank ke-2), dan Kota Banjarmasin (rank ke-1). Di tingkat pulau Kalimantan, kabupaten ini berada di rank ke-31, dan di tingkat nasional berada di rank ke-198.
Beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan pengeluaran untuk perawatan kulit yang beragam pada tahun 2024. Kota Banjarmasin memiliki pengeluaran tertinggi sebesar 133.196 rupiah per kapita sebulan dengan pertumbuhan sebesar 83,2 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Tapin memiliki pengeluaran sebesar 67.607 rupiah dengan pertumbuhan 16,2 persen, Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 62.449 rupiah dengan penurunan 22,4 persen, Kota Banjar Baru sebesar 58.006 rupiah dengan penurunan 28,9 persen, dan Kabupaten Kota Baru sebesar 54.882 rupiah dengan penurunan 1 persen. Semua rank ini tetap sama seperti tahun sebelumnya tanpa ada perubahan urutan di antara kelima kabupaten/kota tersebut.
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Mappi pada 2024)
Kota Banjar Baru
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Banjar Baru pada tahun 2024 sebesar 999.000 rupiah, yang sedikit turun sebesar 3,1 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 1.030.796,26 rupiah. Kota ini menempati rank ke-1 dalam pengeluaran bukan makanan di antara kabupaten/kota seprovinsi Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di kota ini sebesar 1.868.538 rupiah pada tahun 2024, turun sebesar 8,5 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 2.041.511 rupiah, dan menempati rank ke-1 di provinsi. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Banjar Baru sebesar 869.539 rupiah pada tahun 2024, hampir stagnan dengan penurunan sangat sedikit sebesar 0 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 869.961,8 rupiah, dan menempati rank ke-4 di provinsi.
Kota Banjarmasin
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Banjarmasin pada tahun 2024 sebesar 950.619 rupiah, naik sebesar 12,3 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 846.415,81 rupiah. Kota ini menempati rank ke-2 dalam pengeluaran bukan makanan di antara kabupaten/kota seprovinsi Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di kota ini sebesar 1.793.372 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 2,1 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 1.756.065 rupiah, dan menempati rank ke-3 di provinsi. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Banjarmasin sebesar 842.753 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 7 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 787.344,25 rupiah, dan menempati rank ke-5 di provinsi.
Kabupaten Tanah Bumbu
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Tanah Bumbu pada tahun 2024 sebesar 940.270 rupiah, naik sebesar 10,2 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 853.312,5 rupiah. Kabupaten ini menempati rank ke-3 dalam pengeluaran bukan makanan di antara kabupaten/kota seprovinsi Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di kabupaten ini sebesar 1.829.769 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 5,4 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 1.736.846 rupiah, dan menempati rank ke-2 di provinsi. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 889.498 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 12,9 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 788.198,99 rupiah, dan menempati rank ke-2 di provinsi.
Kabupaten Tabalong
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Tabalong pada tahun 2024 sebesar 801.281 rupiah, naik sebesar 8,4 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 739.133,78 rupiah. Kabupaten ini menempati rank ke-4 dalam pengeluaran bukan makanan di antara kabupaten/kota seprovinsi Kalimantan Selatan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di kabupaten ini sebesar 1.677.695 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 7,7 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 1.558.267 rupiah, dan menempati rank ke-4 di provinsi. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Tabalong sebesar 876.414 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 3 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 850.596,19 rupiah, dan menempati rank ke-3 di provinsi.