Jumlah pekerja di Kota Balikpapan dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 306,79 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 322,47 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 343,97 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Tebing Tinggi | 2004 - 2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Balikpapan pada Desember 2024, bertambah 0,13% menjadi 6,22% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Balikpapan dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 329,54 ribu pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 343,38 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 366,79 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 83 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Balikpapan tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga turun di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 3,23 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 6,49 persen.
Data Kependudukan di Kota Balikpapan:
Jumlah penduduk di Kota Balikpapan tercatat 746,8 ribu jiwa data per 2024. Angka ini dalam 19 tahun berurutan tercatat naik. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 2,65%.
(Baca: Desember 2025, Jumlah Penduduk Miskin di Gorontalo 155,76 Ribu Jiwa)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Kalimantan Timur, kabupaten/kota ini masuk dalam urutan lima besarsedangkan bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan tiga.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Balikpapan pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 50,16 ribu jiwa (6,72%)
- Umur 5-9 tahun 67,66 ribu jiwa (9,06%)
- Umur 10-14 tahun 68,56 ribu jiwa (9,18%)
- Umur 15-19 tahun 58,16 ribu jiwa (7,79%)
- Umur 20-24 tahun 64,18 ribu jiwa (8,59%)
- Umur 25-29 tahun 62,87 ribu jiwa (8,42%)
- Umur 30-34 tahun 59,03 ribu jiwa (7,9%)
- Umur 35-39 tahun 57,91 ribu jiwa (7,75%)
- Umur 40-44 tahun 60,82 ribu jiwa (8,14%)
- Umur 45-49 tahun 52,88 ribu jiwa (7,08%)
- Umur 50-54 tahun 44,04 ribu jiwa (5,9%)
- Umur 55-59 tahun 35,32 ribu jiwa (4,73%)
- Umur 60-64 tahun 26,99 ribu jiwa (3,61%)
- Umur 65-69 tahun 18,69 ribu jiwa (2,5%)
- Umur 70-74 tahun 11,37 ribu jiwa (1,52%)
- Umur lebih dari 75 tahun 8,16 ribu jiwa (1,09%)