Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan semester 2025. Persentase penduduk miskin tercatat 4,64 persen, turun 0,23 persen dibanding tahun 2024. Jumlah penduduk miskin tercatat 6.420 jiwa, turun sebesar 260 jiwa dari tahun sebelumnya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Lampung 2015 - 2024)
Sepanjang periode 2004 hingga 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai nilai tertinggi 13,65 persen pada tahun 2006. Nilai terendah tercatat pada tahun 2025 yaitu 4,64 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan tertinggi terjadi pada 2006 sebesar 19,01 persen, sedangkan pertumbuhan terendah terjadi pada 2008 turun 31,72 persen.
Ranking persentase kemiskinan Kabupaten Balangan secara nasional berada di urutan 444 dari total 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Dalam kurun 20 tahun terakhir, ranking nasional wilayah ini terus bergeser turun, dari urutan 295 pada tahun 2004 hingga posisi saat ini. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir sebesar 4,91 persen, lebih rendah 0,51 persen dibanding rata-rata 5 tahun terakhir.
Kota Banjarmasin
Berada di ranking 448 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 4,52 persen dengan pertumbuhan sedikit turun 1,31 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 33.160 jiwa. Garis kemiskinan berada di angka 752,09 ribu rupiah per kapita per bulan, sementara pendapatan per kapita masyarakat mencapai 73,75 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 8,00 persen.
Kabupaten Barito Kuala
Ranking persentase kemiskinan nasional berada di urutan 464, dengan angka kemiskinan 4,31 persen yang sedikit turun 1,15 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 13.970 jiwa. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 459,55 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat tercatat 36,35 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan tahunan 5,99 persen.
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Sumba Timur Rp.32,39 Juta Data per 2025)
Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Menduduki urutan 424 secara nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini memiliki angka kemiskinan 5,03 persen yang turun 13,43 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 13.940 jiwa. Garis kemiskinan sebesar 530,28 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat tercatat 37,59 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan tahunan 7,85 persen.
Kabupaten Hulu Sungai Utara
Berada di ranking 436 nasional, persentase kemiskinan tercatat 4,81 persen dan turun 16,35 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 11.710 jiwa. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 613,16 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 29,88 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 7,05 persen.
Kabupaten Kota Baru
Menduduki urutan 458 secara nasional untuk indikator persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 4,39 persen yang sedikit turun 1,35 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 15.890 jiwa. Garis kemiskinan sebesar 603,60 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat tercatat 115,05 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan tahunan 6,52 persen.
Kabupaten Tabalong
Berada di ranking 443 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 4,67 persen yang turun 17,20 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 12.500 jiwa. Garis kemiskinan sebesar 646,86 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 126,52 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan tahunan 3,44 persen.