Jumlah pekerja di Kabupaten Barito Selatan dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 64.885 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 69.002 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 67.080 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Nias Selatan | 2004 - 2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Barito Selatan pada Desember 2025, bertambah 0,18 persen menjadi 4,3 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Barito Selatan dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 67.823 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 71.966 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 69.089 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 212 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Barito Selatan tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,15 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,6 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Barito Selatan:
Jumlah penduduk di Kabupaten Barito Selatan tercatat 136,86 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 0,01%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,77%.
(Baca: Statistik Volume Ekspor SITC Kode 55 Minyak Atsiri dan Bahan Wangi-Wangian Periode 2023-2025)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Kalimantan Tengah, kabupaten/kota ini berada di urutan sembilan, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 47.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Barito Selatan pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 7,57 ribu jiwa (5,53%)
- Umur 5-9 tahun 10,77 ribu jiwa (7,87%)
- Umur 10-14 tahun 12,05 ribu jiwa (8,81%)
- Umur 15-19 tahun 12,58 ribu jiwa (9,19%)
- Umur 20-24 tahun 13,38 ribu jiwa (9,78%)
- Umur 25-29 tahun 10,2 ribu jiwa (7,46%)
- Umur 30-34 tahun 9,78 ribu jiwa (7,15%)
- Umur 35-39 tahun 10,33 ribu jiwa (7,55%)
- Umur 40-44 tahun 11,38 ribu jiwa (8,31%)
- Umur 45-49 tahun 10,23 ribu jiwa (7,48%)
- Umur 50-54 tahun 8,82 ribu jiwa (6,44%)
- Umur 55-59 tahun 7,01 ribu jiwa (5,12%)
- Umur 60-64 tahun 5,19 ribu jiwa (3,79%)
- Umur 65-69 tahun 3,47 ribu jiwa (2,53%)
- Umur 70-74 tahun 2,03 ribu jiwa (1,48%)
- Umur lebih dari 75 tahun 2,07 ribu jiwa (1,51%)