Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di Maluku pada Juni 2025 tercatat 5,3%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp472.25 miliar. Dalam 31 tahun terakhir, PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan menurut provinsi (data triwulanan) menunjukkan tren kenaikan
Sebelumnya menurut rekam jejak 31 tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Maluku pernah terjadi pada Juni 2021 dengan pertumbuhan sebesar 11,26%. Sedangkan rata-rata enam tahun terakhir pertumbuhan mencapai 1,18%.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Nusa Tenggara Barat 2018 - 2024)
Daftar 10 Terbesar:
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan seluruh Indonesia pada Juni 2025 mencapai Rp153,1 triliun.
PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan tersebut naik 5,3% dibandingkan kuartal sebelumnya.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Sula Periode 2004 - 2024)
Jawa Barat berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan sebanyak Rp26,42 triliun. Perkembangan data kuartalan di wilayah ini naik 6,08% dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya.
Menyusul di urutan berikutnya adalah DKI Jakarta. Jumlah PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di provinsi ini dilaporkan Rp24,48 triliun. Adapun untuk periode sebelumnya tercatat sebanyak Rp23,56 triliun.
Berikutnya, Jawa Timur dengan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan Rp17,87 triliun (naik 9,32%), PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di Jawa Tengah naik 7,29% menjadi Rp13,1 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya dan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di Banten naik 2,47% menjadi Rp8.512,23 miliar dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan tertinggi pada Juni 2025:
- Jawa Barat Rp26,42 triliun
- DKI Jakarta Rp24,48 triliun
- Jawa Timur Rp17,87 triliun
- Jawa Tengah Rp13,1 triliun
- Banten Rp8.512,23 miliar
- Sumatera Utara Rp8.146,59 miliar
- Sumatera Barat Rp5.576,35 miliar
- Lampung Rp5.339,96 miliar
- Kalimantan Timur Rp4.893,77 miliar
- Sulawesi Selatan Rp3.668,03 miliar