Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin Kabupaten Nias Selatan tahun 2025 berada di angka 16,16 persen. Nilai ini turun sedikit 0,16 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 190 jiwa menjadi total 54.290 jiwa. Wilayah ini menempati peringkat 71 tingkat nasional dan peringkat 8 se-Pulau Sumatera untuk indikator persentase kemiskinan.
Catatan historis 2004-2025 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 35,89 persen, sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Angka penurunan kemiskinan terbesar terjadi pada tahun 2008 sebesar 28,01 persen, dan kenaikan tertinggi terjadi tahun 2005 sebesar 8,37 persen. Peringkat nasional wilayah ini bergeser dari posisi 45 tahun 2004 menjadi posisi 71 tahun 2025.
(Baca: Nilai PDRB ADHB Pengadaan Listrik dan Gas Periode 2013-2025)
Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir di wilayah ini tercatat 16,29 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir berada pada angka 16,45 persen. Hal menunjukkan terjadinya penurunan sedikit secara konsisten pada lima tahun terakhir, tanpa adanya kenaikan drastis pada periode tersebut.
Kota Gunung Sitoli
Wilayah ini menempati peringkat 99 tingkat nasional untuk persentase kemiskinan dengan nilai 13,85 persen, turun 5,91 persen pada tahun terakhir. Tercatat jumlah penduduk miskin sebanyak 21.050 jiwa, garis kemiskinan mencapai 521,96 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 51,84 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 2,82 persen.
Kabupaten Nias Barat
Peringkat 42 nasional menjadi posisi tertinggi kelompok wilayah ini untuk angka kemiskinan, dengan persentase 22,47 persen dan turun sedikit 0,93 persen periode terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 18.640 jiwa, pendapatan per kapita berada pada 26,95 juta rupiah per tahun, sementara garis kemiskinan ditetapkan sebesar 564,42 ribu rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Tapin | 2004 - 2025)
Kabupaten Nias Utara
Posisi peringkat 48 tingkat nasional untuk indikator persentase kemiskinan tercatat sebesar 20,79 persen, dengan penurunan 3,30 persen pada periode data terakhir. Terdapat 29.650 jiwa penduduk yang masuk kategori miskin, pendapatan per kapita masyarakat sebesar 31,77 juta rupiah per tahun, dan garis kemiskinan di wilayah ini berada pada angka 551,43 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Nias
Menempati peringkat 91 tingkat nasional, persentase kemiskinan wilayah ini tercatat 14,51 persen dengan penurunan 2,55 persen tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin sebanyak 21.230 jiwa, pendapatan per kapita masyarakat mencapai 35,99 juta rupiah per tahun, sedangkan nilai garis kemiskinan ditetapkan sebesar 541,02 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Tapanuli Tengah
Merupakan wilayah dengan peringkat terbaik pada kelompok ini, yaitu posisi 171 tingkat nasional dengan persentase kemiskinan 11,03 persen turun 6,53 persen periode terakhir. Tercatat 46.790 jiwa penduduk miskin, pendapatan per kapita mencapai 36,14 juta rupiah per tahun, dengan garis kemiskinan sebesar 546,22 ribu rupiah per kapita per bulan.