Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Mataram mencapai 4,85% pada 2024. Angka ini bertambah 0,07% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 4,78%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 1,18%.
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Mataram menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah kondisi yang sama terjadi lima semester setelah pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, turut mendorong tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kota Mataram.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi di Kab. Banjar 2018 - 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 171 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Mataram dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 255,79 ribu pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 220,88 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 235,41 ribu pekerja.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Banjarnegara pada 2024)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Mataram mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 240,37 ribu pekerja dan di tahun 2024 turun menjadi 224 ribu pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Mataram tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,12 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,51 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Nusa Tenggara Barat pada 2024 yakni :
- Kota Mataram 4,85%
- Kota Bima 3,27%
- Kabupaten Sumbawa Barat 3,1%
- Kabupaten Lombok Barat 2,75%
- Kabupaten Dompu 2,7%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Lombok Utara 1,85%
- Kabupaten Bima 2,19%
- Kabupaten Lombok Timur 2,53%
- Kabupaten Lombok Tengah 2,55%
- Kabupaten Sumbawa 2,67%