Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pinrang pada Desember 2025, bertambah 0,54% menjadi 3,65% dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 3,64%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Pasuruan | 2024)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 4,19% dan terendah pernah tercatat pada 2022 silam sebesar 2,79%.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kota Ambon | 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 287 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Pinrang mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 192,42 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 1.388 pekerja menjadi 206 ribu pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Pinrang mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 185,42 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 178 pekerja menjadi 201,09 ribu pekerja pada tahun 2025.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pinrang tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang naik signifikan di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,71 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 2,18 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sulawesi Selatan pada 2025 yakni :
- Kota Makassar 9,6%
- Kota Palopo 7,54%
- Kabupaten Barru 5,07%
- Kota Parepare 4,99%
- Kabupaten Gowa 4,25%
- Kabupaten Maros 4,13%
- Kabupaten Soppeng 4,01%
- Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan 3,9%
- Kabupaten Takalar 3,76%
- Kabupaten Bantaeng 3,74%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Enrekang 1,78%
- Kabupaten Jeneponto 1,88%
- Kabupaten Toraja Utara 2,01%
- Kabupaten Sinjai 2,1%
- Kabupaten Bulukumba 2,12%
- Kabupaten Luwu Utara 2,24%
- Kabupaten Kepulauan Selayar 2,48%
- Kabupaten Bone 2,75%
- Kabupaten Sidenreng Rappang 3,36%
- Kabupaten Tana Toraja 3,44%