Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Maluku Tenggara pada Desember 2025, bertambah 0,33% menjadi 6,01% dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 5,73%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Upah Per Jam Rata-Rata Pekerja di Amerika Serikat Periode 2021-2026)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2025 sebesar 6,01% dan terendah pernah tercatat pada 2019 silam sebesar 2,45%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kota Tangerang Selatan 4,14%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 92 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Maluku Tenggara mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 57.560 pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 64.875 pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Maluku Tenggara mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 54.259 pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 61.365 pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Maluku Tenggara tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,44 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,84 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Maluku pada 2025 yakni :
- Kota Ambon 11,37%
- Kota Tual 8,96%
- Kabupaten Maluku Tengah 6,93%
- Kabupaten Maluku Tenggara 6,01%
- Kabupaten Seram Bagian Barat 4,92%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Buru Selatan 1,29%
- Kabupaten Kepulauan Aru 2,1%
- Kabupaten Maluku Barat Daya 2,69%
- Kabupaten Seram Bagian Timur 3,18%
- Kabupaten Maluku Tenggara Barat 4,21%