Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Enrekang pada Desember 2025, bertambah 0,28 persen menjadi 1,78 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Lampung 2025)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 2,44% dan terendah pernah tercatat pada 2022 silam sebesar 0,58%.
(Baca: BPS: Inflasi Yoy Kabupaten Kudus pada Mei 2026 Sebesar 2,4%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 475 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Enrekang mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 120,85 ribu pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 142,18 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Enrekang mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 119 ribu pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 140,21 ribu pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Enrekang tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,67 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,64 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sulawesi Selatan pada 2025 yakni :
- Kota Makassar 9,6 persen
- Kota Palopo 7,54 persen
- Kabupaten Barru 5,07 persen
- Kota Parepare 4,99 persen
- Kabupaten Gowa 4,25 persen
- Kabupaten Maros 4,13 persen
- Kabupaten Soppeng 4,01 persen
- Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan 3,9 persen
- Kabupaten Takalar 3,76 persen
- Kabupaten Bantaeng 3,74 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Enrekang 1,78 persen
- Kabupaten Jeneponto 1,88 persen
- Kabupaten Toraja Utara 2,01 persen
- Kabupaten Sinjai 2,1 persen
- Kabupaten Bulukumba 2,12 persen
- Kabupaten Luwu Utara 2,24 persen
- Kabupaten Kepulauan Selayar 2,48 persen
- Kabupaten Bone 2,75 persen
- Kabupaten Sidenreng Rappang 3,36 persen
- Kabupaten Tana Toraja 3,44 persen