Jumlah pekerja di Kota Palu dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2021 tercatat 185,78 ribu pekerja, pada 2022 kemudian meningkat menjadi 190,33 ribu pekerja dan untuk 2023 tercatat sebanyak 186,22 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Data 2023: Pengangguran di Kabupaten Kediri 5,79%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Palu mencapai 5,65% pada 2023. Angka ini berkurang 0,5% dibandingkan Desember 2022 yang tercatat 6,15%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2021, angkanya turun 1,96%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Palu mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2021 jumlah angkatan kerja sebanyak 201,08 ribu pekerja kemudian jumlahnya turun menjadi 197,37 ribu pekerja pada tahun 2023.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di kabupaten/kota ini berada di urutan 132 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada 2023 yakni 4,3%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Palu tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2023. Perekonomian di wilayah ini pada 2023 lalu tercatat 4,96 persen. Sebelumnya pada 2022 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,32 persen.
Data Kependudukan di Kota Palu:
Jumlah penduduk di Kota Palu tercatat 389,96 ribu jiwa data per 2024. Angka ini mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 0,07%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,26%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Sulawesi Tengah, kabupaten/kota ini berada di urutan kedua dibandingkan dengan 13 kabupaten/kota lainnya, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 13.
Data BPS 2024, 259,49 ribu atau sekitar 66,54% penduduk di Kota Palu adalah kelompok produktif yang berusia 15-59 tahun. Adapun 25,01% dari total penduduk atau sekitar 97.513 adalah anak-anak (usia 0-14 tahun) dan 8,45% lainnya adalah penduduk dengan usia lebih dari 60 tahun.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Tapanuli Selatan 161,77 Ribu dan Angka Pengangguran 3,49%)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Palu pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 28,06 ribu jiwa (7,2%)
- Umur 5-9 tahun 35,57 ribu jiwa (9,12%)
- Umur 10-14 tahun 33,88 ribu jiwa (8,69%)
- Umur 15-19 tahun 28,01 ribu jiwa (7,18%)
- Umur 20-24 tahun 35,11 ribu jiwa (9%)
- Umur 25-29 tahun 34,98 ribu jiwa (8,97%)
- Umur 30-34 tahun 33,29 ribu jiwa (8,54%)
- Umur 35-39 tahun 30,68 ribu jiwa (7,87%)
- Umur 40-44 tahun 29,54 ribu jiwa (7,58%)
- Umur 45-49 tahun 26,15 ribu jiwa (6,71%)
- Umur 50-54 tahun 22,66 ribu jiwa (5,81%)
- Umur 55-59 tahun 19,06 ribu jiwa (4,89%)
- Umur 60-64 tahun 13,31 ribu jiwa (3,41%)
- Umur 65-69 tahun 9,14 ribu jiwa (2,34%)
- Umur 70-74 tahun 5,35 ribu jiwa (1,37%)
- Umur lebih dari 75 tahun 5,15 ribu jiwa (1,32%)