Jumlah pekerja di Kabupaten Manokwari Selatan dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 22.548 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 22.875 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 21.228 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Rote Ndao 2,18 Persen)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manokwari Selatan mencapai 2,62 persen pada 2025. Angka ini bertambah 0,09 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 2,54 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya naik 1,06 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Manokwari Selatan mengalami trend kenaikan dalam sepuluh tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 22.906 pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 1.758 pekerja menjadi 21.712 pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 410 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manokwari Selatan tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,56 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat tujuh persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Manokwari Selatan:
Jumlah penduduk di Kabupaten Manokwari Selatan tercatat 38.305 jiwa data per 2024. Dalam 12 tahun terakhir, jumlah penduduk terus mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 9,6%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 2,1%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Papua Barat, kabupaten/kota ini berada di urutan tujuh, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 39.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Teluk Bintuni | 2004 - 2025)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Manokwari Selatan pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 2,14 ribu jiwa (5,58%)
- Umur 5-9 tahun 3,74 ribu jiwa (9,75%)
- Umur 10-14 tahun 3,73 ribu jiwa (9,74%)
- Umur 15-19 tahun 3,56 ribu jiwa (9,29%)
- Umur 20-24 tahun 4,18 ribu jiwa (10,92%)
- Umur 25-29 tahun 4,22 ribu jiwa (11,03%)
- Umur 30-34 tahun 3,62 ribu jiwa (9,46%)
- Umur 35-39 tahun 2,84 ribu jiwa (7,4%)
- Umur 40-44 tahun 2,5 ribu jiwa (6,53%)
- Umur 45-49 tahun 2,46 ribu jiwa (6,41%)
- Umur 50-54 tahun 1,84 ribu jiwa (4,8%)
- Umur 55-59 tahun 1,61 ribu jiwa (4,21%)
- Umur 60-64 tahun 0,98 ribu jiwa (2,55%)
- Umur 65-69 tahun 0,43 ribu jiwa (1,13%)
- Umur 70-74 tahun 0,24 ribu jiwa (0,63%)
- Umur lebih dari 75 tahun 0,22 ribu jiwa (0,56%)